Keberhasilan RI sebagai Produsen Minyak Nabati Bawa Dinamika Baru
Selasa, 15 Agu 2023, 16:51 WIBJAKARTA-Mantan Menteri Pertanian Bungaran Saragih menjelaskan Indonesia menjadi produsen minyak nabati dunia, keberhasilan ini membawa dinamika baru bagi minyak nabati. Persaingan bergeser dari price competition kepada non price competition karena produsen minyak nabati non sawit tidak bisa bersaing.
"Isu yang digunakan adalah isu sustainability baik sosial, ekonomi, dan lingkungan. Padahal, industri perkebunan kita berkomitmen terhadap sustainability," ucap Bungaran selaku Ketua Dewan Pembina Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI) dalam Peluncuran Buku Mitos Vs Fakta Sawit Edisi-4 di Jakarta, Senin (14/8). Kegiatan ini digelar oleh PASPI berama Majalah Sawit Indonesia.
Bungaran tegaskan semua pihak terkait harus berjuang mendorong keberlanjutan sektor perkebunan karena mempertaruhkan masa depan 2,5 juta rumah tangga petani komoditas perkebunan tersebut dan 17 juta tenaga kerja. Ia pun mendorong agar dari hulu ke hilir harus mengedepankan prinsip keberlanjutan.
Eddy Abdurrachman, Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) mengapresiasi buku yang telah disusun oleh PASPI ini telah menjadi senjata utama kita dalam menangkal serangan-serangan tersebut.
Dalam beberapa kali kesempatan Pemerintah RI membawa persoalan perdagangan komoditas itu di luar negeri seperti WTO (organisasi perdagangan dunia)
"Dan bukan kebetulan juga saat ini komoditas perkebunan kita sedang menghadapi tantangan besar dari diberlakukannya regulasi baru di Uni Eropa yang lebih dikenal dengan EUDR, dimana pada dasarnya Uni Eropa mewajibkan komoditas yang masuk ke wilayah mereka merupakan produk bebas deforestasi," ujar Eddy.
Selain, Bungaran, Eddy dalam acara itu juga hadir Direktur Eksekutif PASPI, Tungkot Sipayung, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kemenko Perekonomian RI Musdhalifah Machmud, Deputi Bidang Pengkajian Strategik Lemhanas Reni Mayerni beserta ratusan stakeholder lainnya.
Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kementerian Kordinator Bidang Perekonomian Musdhalifah Machmud, mengajak semua stakeholders sektor perkebunan Indonesia untuk melakukan kegiatan bersama dalam rangka rangka mencintai komoditas perkebunan yang diproduksi di RI.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Kombes Hadianur Pimpin Kegiatan Resertifikasi Sistem Manajemen Pengamanan PT Pertamina Patra Niaga RU VI Balongan.
-
Paus Leo XIV Serukan Persatuan di Hadapan Sejuta Umat Madrid
-
Pertamina Patra Niaga Bagikan 2.031 Hewan Kurban Idul Adha
-
Rupiah Masih Tertekan, 12 Juni 2026
-
Kementan Gandeng Pemda Magetan Perkuat Serapan Telur Peternak Rakyat
-
Sikapi Fluktuasi Harga Avtur, Kemenhub Sesuaikan Fuel Surcharge Angkutan Udara
-
Masukan MSCI Dinilai Penting, Reformasi Pasar Modal Diminta Terus Berlanjut
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.