Galakkan Pemberian Makanan Tambahan Atasi Gizi Kurang

Sabtu, 12 Agu 2023, 03:25 WIB

Kediri - Tim Penggerak PKK Kota Kediri dengan Dinas Kesehatan Kota Kediri, Jawa Timur, semakin menggalakkan program pemberian makanan bayi dan anak (PMBA) demi menekan kasus kurang gizi di kota ini.

Ketua TP PKK Kota Kediri Ferry Silviana Abu Bakar mengungkapkan bahwa di Kota Kediri ini cukup banyak kasus gizi kurang. Oleh karena itu, perlu dilakukan edukasi tentang pola makan di rumah untuk para orang tua.

"Dengan dinas kesehatan digalakkan kembali orientasi pemberian makanan bayi dan anak. Pemberian makan itu tiga kali sehari, diberi kudapan dua kali, selain itu waktu tidur dan main anak juga harus cukup," katanya di Kediri, Jumat.

Pihaknya juga turun langsung menemui keluarga yang punya balita maupun ibu hamil. Mereka yang dikunjungi antara lain warga Kelurahan Tamanan, Bandar Kidul, Campurejo, Banjarmlati, dan Lirboyo, Kota Kediri.

Dalam kesempatan itu, Bunda Fey, sapaan akrabnya juga dialog dengan orang tua tentang makanan tambahan. Namun, ia mengingatkan pola makan harus diperbaiki sebab tidak bisa hanya dengan memberikan bantuan pemberian makanan tambahan untuk tumbuh kembang anak.

"Tujuannya agar para ibu yang belum tahu edukasi tersebut bisa mengetahuinya," kata dia.

Sementara itu, untuk ibu hamil, Bunda Fey juga meminta agar mereka rajin memeriksakan kehamilannya ke fasilitas kesehatan terdekat agar bisa mengetahui kesehatan ibu dan bayi.

Para ibu hamil ini juga harus menjalin komunikasi yang baik dengan bidan wilayahnya dan puskesmas terdekat. Jika terdeteksi risiko tinggi, bisa langsung dilakukan penanganan. Dengan imbauan itu ibu-ibu dapat melahirkan dengan selamat dan bayinya pun sehat.

Nur Aini, salah seorang ibu hamil mengatakan dirinya hamil anak pertama setelah menikah di bulan November 2022. Selama kehamilan, ia mengalami mual, pusing seperti ibu hamil pada umumnya. Di usia kandungannya yang memasuki 3,5 bulan kondisi tubuhnya sudah mulai bisa menyesuaikan dan stabil.

Nur Aina mengaku dirinya rutin melakukan pemeriksaan atau kontrol setiap bulannya memastikan bayi yang ada dalam kandungannya tumbuh dengan sehat. Namun, dirinya mengaku memiliki berat badan kurang, sehingga dikategorikan sebagai ibu hamil berisiko.

"Berat badan saya kurang dan disarankan untuk selalu makan makanan sehat dan rutin untuk periksa kehamilan," kata dia.

Pada kunjungan ini para ibu hamil dan balita yang mengalami gizi kurang diberikan bingkisan buah dan bahan makanan sehat seperti telur, kacang hijau dan lainnya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.