Harga Minyak Mentah Turun Saat Spekulasi Suku Bunga Naik Reda

Jumat, 11 Agu 2023, 08:39 WIB

NEW YORK - Harga minyak menetap lebih rendah pada akhir perdagangan Kamis (10/8) atau Jumat pagi WIB, dengan minyak mentah Brent bertahan mendekati tertinggi Januari, ketika spekulasi tentang kenaikan suku bunga AS lainnya memudar setelah data inflasi dan OPEC tetap positif pada prospek permintaan minyak.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Oktober merosot 1,15 dolar AS atau 1,3 persen, menjadi menetap pada 86,40 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September tergelincir 1,58 dolar AS atau 1,9 persen menjadi ditutup pada 82,82 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Kedua harga acuan mengalami reli berkelanjutan sejak Juni, dengan minyak mentah WTI diperdagangkan pada Kamis (10/8) di level tertinggi tahun ini dan Brent mencapai harga tertinggi sejak Januari sebelum mundur kembali.

Harga minyak telah didorong dalam beberapa hari terakhir oleh perpanjangan pengurangan produksi oleh Arab Saudi dan Rusia, di samping kekhawatiran pasokan yang didorong oleh potensi konflik antara Rusia dan Ukraina di wilayah Laut Hitam yang mengancam pengiriman minyak Rusia.

Namun data terbaru menunjukkan sektor konsumen di Tiongkok jatuh ke dalam deflasi dan harga gerbang pabrik memperpanjang penurunan pada Juli, meningkatkan kekhawatiran tentang permintaan bahan bakar di ekonomi terbesar kedua di dunia itu.

AS juga melarang beberapa investasi di Tiongkok dalam teknologi sensitif seperti cip komputer dan mewajibkan pemberitahuan pemerintah di sektor teknologi lainnya.

"Data Tiongkok semakin buruk, dan ini hanya akan mempersulit Tiongkok untuk meningkatkan ekonominya," kata John Kilduff, partner di Again Capital LLC di New York.

Memberikan dukungan untuk harga, OPEC mengatakan dalam laporan bulanannya pada Kamis (10/8) bahwa pihaknya memperkirakan pasar minyak yang sehat untuk sisa tahun ini, dan tertahan oleh perkiraan permintaan minyak yang kuat pada tahun 2024, karena prospek pertumbuhan ekonomi dunia sedikit membaik.

Data harga konsumen AS Kamis (10/8) untuk Juli memicu spekulasi bahwa Federal Reserve mendekati akhir dari siklus kenaikan suku bunga yang agresif.

Pasar sebagian besar mengabaikan peningkatan 5,85 juta barel yang lebih tinggi dari perkiraan di stok minyak mentah AS yang dilaporkan pada Rabu (9/8), setelah rekor penarikan pada minggu sebelumnya.

Tingkat persediaan yang rendah telah mendorong posisi bensin ke level tertinggi sejak hari Rusia menginvasi Ukraina, serta investor dan analis mengatakan mereka dapat terus meningkat jika rekor panas Samudra Atlantik menarik badai ke Teluk Meksiko dan mengganggu kilang-kilang.

"Dengan defisit bensin dan sulingan yang meluas, kedua pasar kemungkinan akan terbukti sensitif terhadap pernyataan pertama dari peristiwa badai besar yang mampu mencapai Teluk Meksiko dengan status badai," kata John Ritterbusch, presiden Ritterbusch and Associates di Galena Illinois.

Ket. Foto: Ilustrasi - Harga minyak turun, spanduk dengan panah dan rig minyak di latar belakang peta dunia. — Sumber: ANTARA/Shutterstock

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.