Jaga Masa Depan Anak dengan Asuransi Warisan
Selasa, 08 Agu 2023, 19:38 WIBJAKARTA - Setiap orang pasti memiliki impian dan harapan, serta keinginan untuk mewujudkan masa depan yang terbaik bagi anak dan keluarganya tercinta. Persiapan yang baik diperlukan untuk mewujudkan semua itu, baik meliputi persiapan non finansial dan finansial.
Persiapan nonfinansial berupa menurunkan nilai-nilai kehidupan yang positif kepada keluarga. Sedangkan persiapan finansial berupa perencanaan keuangan yang tepat, agar bisa meninggalkan warisan yang pasti agar kehidupan mereka bisa tetap terjamin saat ditinggalkan.
Dari survei yang dilakukan Allianz Indonesia kepada lebih dari 2.700 nasabah kelas menengah, menyebutkan bahwa kekhawatiran terbesar yang dimiliki selain permasalahan kesehatan adalah tidak dapat memberi warisan bagi anak atau pasangan. Sebanyak 83 persen responden sudah menyadari dan menganggap bahwa mempersiapkan warisan ataulegacymerupakan hal yang penting bagi mereka.
Sebesar 81 persen responden sudah mulai mempersiapkan perencanaan warisan. Selanjutnya 96 persen responden memahami bahwa asuransi merupakan salah satu alternatif produk untuk tujuan perencanaan warisan.
Hasil riset lain yang dilakukan oleh Allianz Indonesia dan Kadence, menyebutkan bahwa mayoritas masyarakat di usia produktif sudah menyadari pentingnya mempersiapkan warisan untuk keluarga. Namun mereka belum menempatkan perencanaan warisan sebagai prioritas, karena masih ada kebutuhan untuk biaya pendidikan anak dan kepemilikan aset yang lebih menyerap besarnya alokasi pengeluaran.
Konsultan perencana keuangan Prita Ghozie, menjelaskan pentingnya dukungan lain dari sisi perencanaan keuangan agar mimpi dan harapan masa depan dapat terwujud. Apalagi ada kemungkinan muncul risiko-risiko dalam kehidupan yang mungkin terjadi, seperti misalnya meninggal dunia.
Ia menambahkan banyak orang menganggap bahwa dengan menyiapkan tabungan dan investasi melalui aset-aset seperti emas, tanah maupun rumah sudah cukup dan lengkap sebagai bagian dari perencanaan warisan untuk keluarga. Namun demikian perlu dipikirkan kemudahan ahli waris dalam mencairkan aset di masa depan.
Namun terkadang orang terlewat bahwa penting juga memikirkan kemudahan ahli waris mencairkan aset menjadi tunai, pembayaran pajak waris serta bea balik nama maupun berbagai risiko yang mungkin terjadi sehingga saldo aset warisan bisa terganggu.
"Dengan asuransi jiwa, manfaat uang pertanggungan yang sudah disepakati sejak awal dapat membantu anak dan keluarga penerima manfaat untuk melanjutkan hidup dan mewujudkan rencana masa depan yang ingin dicapai," tambah Prita saat peluncuran produk LegacyPro dari Allianz di Jakarta, Selasa (8/8).
Business Director Allianz Life Indonesia Bianto Surodjo memaparkan, untuk menjawab permasalah tentang warisan Allianz meluncurkan LegacyPro. Produk ini untuk melengkapi berbagai produk asuransi jiwa, kesehatan, dan umum yang sudah dimiliki oleh Allianz sebelumnya.
"Dengan menyediakan ragam produk yang dapat memenuhi berbagai kebutuhan nasabah, Allianz terus berkomitmen untuk melindungi masa depan nasabah," kata dia.
Chief Product Officer Allianz Life Indonesia Himawan Purnama memaparkan LegacyPro merupakan asuransi jiwa tradisional yang akan memberi perlindungan hingga usia 100 tahun. Layanan ini memberi manfaatboosteruntuk meningkatkan uang pertanggungan hingga sebesar 150 persen, pada saat tertanggung mencapai usia 75 tahun.
Keunggulan lainnya adalah produk ini menyediakan manfaat pembebasan premi asuransi dasar (waiver) jika tertanggung terdiagnosa salah satu dari 77 kondisi penyakit kritis. Nasabah dapat memilih opsi masa pembayaran premi 5, 10, dan 15 tahun sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanannya.
Produk asuransi jiwa tradisional adalah produk yang simple dan sesuai untuk nasabah yang memprioritaskan proteksi untuk diri dan keluarga. Dengan LegacyPro, nasabah tidak perlu khawatir karena anak dan keluarga tercinta yang ditinggalkan akan menerima manfaat warisan pasti yang bisa digunakan untuk mewujudkan mimpi dan rencana di masa depan.
"Hal ini sejalan dengan tujuan kami untuk memberi perlindungan ke lebih banyak masyarakat Indonesia." tutup Himawan.
Pada kesempatan tersebut hadir Susy Susanti, Juara Dunia Bulu Tangkis, Peraih Medali Emas Indonesia Pertama di Olimpiade 1992, Entrepreneur, dan Orang tua dari 3 putra-putri. Ia berharap anak-anaknya dapat meraih masa depan yang terbaik dengan meninggalkan warisan yang berguna baik nilai hidup maupun materi.
"Apapun mimpi mereka, arahan dan dukungan dari orang tua akan menjadi penyemangat nomor satu. Nilai-nilai positif yang kita turunkan untuk mendukung mimpi tersebut juga akan menjadilegacyyang akan diturunkan lagi ke generasi selanjutnya," kata Susy.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Banjir Kian Tak Terduga, Klaim Asuransi Properti dan Kendaraan di Bali Tembus Rp22 Miliar
-
Jalur KRL Cikampek dan Sukabumi Mulai Digeber 2026, Cek Rutenya di Sini
-
Korban Bertambah, BPBD: 10 Orang Meninggal Akibat Longsor Cisarua Bandung Barat
-
Pemahaman Berasuransi Berdampak Positif Bagi Kinerja Penyedia Layanan
-
Era Perbankan Tanpa Batas 2026: Accenture Ungkap 6 Tren Utama yang Mengubah Industri
-
Pemkab Penajam Paser Utara Pantau Harga-Pasokan Pangan saat Ramadan
-
Bandung Barat Kebanjiran Wisatawan, 2025 Capai 3,88 Juta Orang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.