Cegah Penularan Penyakit, Trenggalek Perketat Lalu Lintas Ternak Antisipasi Wabah Antraks

Selasa, 08 Agu 2023, 00:26 WIB

Trenggalek - Cegah penularan penyakit. Dinas Peternakan Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur memperketat pengawasan lalu lintas perdagangan ternak, khususnya untuk jenis sapi, demi mengantisipasi sebaran wabah antraks dari daerah lain.

"Saat ini belum ada laporan ada kasus di Trenggalek, namun kita patut waspada," kata Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Trenggalek Joko Susanto di Trenggalek, Senin.

Dikatakan, kesiagaan dan peningkatan pengawasan dilakukan di beberapa titik perbatasan, khususnya yang berdekatan dengan daerah pinggiran Kabupaten Tulungagung.

Pengetatan lalu-lintas ternak itu dilakukan di daerah-daerah yang dinilai krusial menjadi jalur perdagangan ternak sapi. Seperti di wilayah Kecamatan Durenan dan Kecamatan Bendungan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Tulungagung.

"Apalagi di Kecamatan Bendungan yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Pagerwojo. Di sana banyak sekali peternak sapi perah. Selain di beberapa titik tertentu, kita juga lakukan pemeriksaan di pasar-pasar," ujarnya.

Selain pemeriksaan kesehatan hewan hingga sosialisasi kepada masyarakat, petugas juga menggencarkan vaksinasi.

Dia menyebut saat ini vaksin pada hewan ternak itu telah masuk tahap tiga. Selain untuk antisipasi antraks, vaksinasi itu dilakukan untuk menanggulangi penyakit lain pada ternak seperti PMK dan LSD.

"Jadi ada petugas khusus yang sudah kompeten sudah mengikuti bimtek terjun ke masyarakat langsung, nanti jika ada hewan yang terindikasi sakit segera kita isolasi," katanya.

Di luar itu, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak tergiur dengan harga beli ternak yang cenderung murah, utamanya yang berasal dari daerah endemi.

Sebab harga ternak yang tak lazim itu patut dicurigai terpapar penyakit tertentu. Apalagi terdapat jenis penyakit tertentu yang gejalanya sulit terdeteksi oleh masyarakat awam.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.