Perkuat Kearifan Lokal, Bupati Bangka Tengah Ajak Warga Melestarikan Tanaman Aren

Minggu, 06 Agu 2023, 22:13 WIB

Koba - Perkuat kearifan lokal. Bupati Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Algafry Rahman mengajak warga Desa Beruas melestarikan tanaman aren, sebagai warisan budaya yang sarat dengan nilai kearifan lokal.

"Tanaman dan pohon aren memang banyak ditemukan di daerah lain, namun di Desa Beruas menjadi tanaman tua yang diwariskan secara temurun karena terdapat keanekaragaman budaya dan kearifan lokal," kata Algafry Rahman di Desa Beruas, Minggu.

Ket. Foto: Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman mengikuti acara ritual adat "Aik Kabung" Desa Beruas, Minggu (5/8). — Sumber: ANTARA/Ahmadi

Bupati mengatakan itu menyikapi kegiatan ritual adat "Aik Mayang" di Desa Beruas yang merupakan tradisi secara temurun karena sarat dengan nilai budaya.

Aik Mayang atau Aik Kabung merupakan air dengan rasa manis beraroma wangi yang keluar dari tangkai buah pohon aren setelah dipotong atau diiris.

"Aik Kabung ini diolah para petani secara tradisional dan kemudian menghasilkan gula aren atau dalam bahasa kita orang Bangka adalah "Gule Kabung", kata Algafry.

Namun kata bupati, warga Desa Beruas memiliki cara yang unik dan dalam proses mendapatkan Aik Kabung dari pohon aren tersebut.

"Di Desa Beruas ada yang berbeda, terdapat keanekaragaman budaya atau kearifan lokal, yakni semacam ritual dalam proses mengeluarkan Aik Kabung dari pohonnya dan ini harus kita hargai dan dilestarikan sebagai warisan budaya," katanya.

Bupati mengikuti ritual adat "Aik Kabung" Desa Beruas dengan memanjat pohon aren dengan menggunakan tangga, kemudian mencicipi langsung Aek Kabung dari pohon yang dipanjatnya.

"Aik Mayang merupakan sebutan masyarakat Desa Beruas untuk Air Kabung (air pohon Aren) dimana terdapat legenda dibaliknya. Bahkan, berdasar legenda ini, ada proses unik ketika melakukan penyadapan pohon kabung yakni ritual nyanyian atau pantun," jelas bupati.

Konon dalam legenda yang ada di Desa Beruas, dahulu ada seorang gadis bernama Kabung yang bertemu dengan Raja Temanggung kemudian mereka menikah.

Akan tetapi dikarenakan tugas untuk menjaga keamanan menumpas perompak, Raja Temanggung ini harus pergi. Menahan kerinduan sambil menjaga kehamilan 9 bulan, akhirnya Kabung melahirkan seorang putri yang diberi nama Mayang.

Kabung menyampaikan wasiat kepada kakak serta adiknya untuk mengurus Mayang dimana nanti akan tumbuh sebuah pohon, yakni pohon Kabung/Aren, untuk membantu kakak adiknya ini.

"Atas dasar legenda tersebut, maka sampai sekarang masyarakat Desa Beruas tetap melestarikan tanaman aren dan bahkan setiap tahun melakukan upacara ritual adat "Aik Kabung" agar pohon aren mengeluarkan air yang banyak," ujarnya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Event Budaya Lokal Dipadukan Sport dan Lifestyle Bakal Perkuat Pengembangan Mandalika

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.