Jika Intervensi Niger, Junta Militer Ancam Serang Negara ECOWAS

Sabtu, 05 Agu 2023, 08:24 WIB

DAKAR - Junta Niger yang baru dilantik mengancam akan menyerang negara anggota Masyarakat Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat (ECOWAS) jika blok Afrika Barat itu mengintervensi secara militer di negara tersebut.

Juru bicara Dewan Nasional Pengamanan Negara Amadou Abdramane menyampaikan hal itu saat membacakan deklarasi lewat televisi yang mengumumkan penarikan duta besar di Paris, Abuja, Lome dan Washington.

"Agresi atau upaya agresi apa pun terhadap Negara Niger akan melihat balasan kilat dan tak terduga dari Pasukan Keamanan dan Pertahanan Niger di salah satu anggota (blok tersebut)," katanya.

Ada "pengecualian negara-negara sahabat yang ditangguhkan," katanya, menyinggung Guinea, Mali dan Burkina Faso.

Nigeria saat ini menjadi ketua ECOWAS dan berjanji akan merespons tegas kudeta.

Menyerukan masyarakat agar berhati-hati dengan musuh dan agen dari negara asing, Abdramane meminta masyarakat Niger supaya memberitahukan dugaan insiden apa pun ke pejabat.

Semua kerja sama dan protokol militer dengan Prancis dihentikan, bunyi deklarasi tersebut.

Pada Rabu Amerika Serikat memerintahkan evakuasi seluruh personel pemerintah non-darurat dari Kedutaan Besar di Niger di tengah kekhawatiran meluasnya konflik.

Negara-negara Eropa, seperti Prancis, telah memulangkan warga negaranya.

Pada 26 Juli Presiden Mohamed Bazoum ditahan oleh anggota Pengawal Presiden dan pada malamnya, militer mengumumkan bahwa pihaknya telah merebut kekuasaan.

Komandan Pengawal Presiden Niger, Jenderal Abdourahamane Tchiani, menyatakan dirinya sebagai kepala pemerintahan transisi dua hari setelah melengserkan Bazoum.

Pada Minggu ECOWAS memberikan tenggat waktu sepekan kepada junta Niger agar negara tersebut kembali normal dan membebaskan Bazoum, yang terpilih secara demokratis pada 2021.

Blok Afrika Barat mengancam akan menggunakan kekerasan dan para ketua pertahanannya telah bertemu di Nigeria untuk membahas hal ini.

Sumber: Anadolu

Ket. Foto: Tangkapan layar - Juru bicara Angkatan Darat Niger Kolonel Mayor Amadou Adramane berbicara dalam sebuah penampilan di televisi nasional, setelah Presiden Mohamed Bazoum ditahan di istana kepresidenan, di Niamey, Niger (26/7/20230. — Sumber: ANTARA/REUTERS/ORTN

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.