Dukung Digitalisasi Potensi Lokal, Kulon Progo Pasang Jaringan Internet di 15 Kelurahan
Senin, 31 Jul 2023, 11:07 WIBKULON PROGO - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, memasang jaringan fiber optik ke 15 desa/kelurahan dalam rangka memperluas jangkauan internet wilayah yang mendukung digitalisasi dan promosi potensi lokal.
Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kulon Progo Sutarman di Kulon Progo, Senin (31/7), mengatakan pemasangan fiber optic sesuai visi Gubernur DIY dalam rangka meningkatkan layanan internet di kelurahan.
"Pemasangan fiber optikdari dana keistimewaan DIY sebesar Rp1,5 miliar dilakukan secara bertahap dengan sasaran 15 desa/kelurahan," kata Sutarman.
Ia mengatakan adapun sasaran pemasangan fiber optik, yakni Kelurahan Karangsari, Pengasih, Bendungan, Panjatan, Wahyuharjo, Karangwuluh, Temon Kulon, Kebonrejo, Janten, Giripurwo, Kulwaru, Sogan, Karangwuni, Kalidengen dan Glagah.
Sejauh ini, 87 kelurahan dan satu kelurahan di Kulon Progo sudah terpasang internet berbasis wireless. Hanya, penggunaannya untuk layanan internal sehingga belum bisa ditransmisi ke kelurahan dan kualitasnya belum sebagus fiber optik.
"Saat ini, kami berupaya memperluas jangkauan internet. Ke depan, pemasangan jaringan internet juga bisa menjangkau ke tingkat pedukuhan," katanya.
Sutarman berharap keberadaan jaringan internet berbasis fiber optikdapat memberikan banyak manfaat. Selain pelayanan juga meningkatkan perekonomian.
"Di samping pelayanan pemerintah kelurahan, ada tempat objek wisata, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) termasuk pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) bisa menggunakannya untuk kegiatan ekonomi misalnya pemasaran daring," katanya.
Saat ini, wilayah blank spot di Kulon Progo meliputi Girimulyo, Samigaluh dan Kokap.
"Kami berupaya mengatasi masalah blank spot," katanya.
Anggota Komisi III DPRD Kulon Progo Wisnu Prasetya meminta Pemkab Kulon Progo melalui Diskominfo melakukan percepatan pemasangan fiber optik hingga tingkat padukuhan. Hal ini dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dalam hal informasi.
Saat ini, jaringan internet sangat dibutuhkan masyarakat untuk mempromosikan potensi lokal, dari budaya hingga potensi wisata.
"Kami minta Diskominfo juga melalukan pendampingan masyarakat dalam membuat konten promosi potensi lokal yang bisa diterima masyarakat," katanya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Hemat BBM, Lufthansa Pangkas 20 Ribu Penerbangan Jarak Pendek
-
Kunjungi Kebun Tebenan, Dewan Komisaris PTPN I Kawal Fungsi Pengawasan
-
Pemkot dan Pemda DIY Perkuat Digitalisasi Pelayanan Pajak Kendaraan
-
Jogja 10K 2026 Dongkrak Sport Tourism dan Hunian Hotel di Yogyakarta
-
Dominasi Sabalenka Mulai Terancam Para Pesaing
-
Penampilan Slank di Java Jazz Festival 2026
-
Harga Cabai Rawit Rp78.600 Per Kg, Telur Ayam Rp32.450 Per Kg
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.