Pengawasan Seleksi PPDB Diminta Diperbaiki
Minggu, 30 Jul 2023, 20:45 WIBJAKARTA - Kemendikbudristek diminta memperbaiki pengawasan pelaksanaan seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi, sehingga mewujudkan prinsip keadilan. "Kekacauan di lapangan menggambarkan lemahnya pengawasan," kata Anggota Komisi X DPR dari Fraksi PAN Zainuddin di Jakarta, Minggu.
Menurut dia, sistem zonasi PPDB sebenarnya sudah bagus, namun masih harus diperbaiki pengawasannya. Banyaknya pelanggaran menggambarkan kelemahanpengawasan.
Selain itu, sosialisasi secara masif harus dilakukan agar masyarakat lebih paham terkait seleksi PPDB sistem zonasi. "Kalau merasa kebijakan insecuremaka kewajiban menteri sekarang memperbaiki," ujarnya.
Dosen Universitas Negeri Malang (UM) Endang Sri Rejeki mengatakan karut-marut pelaksanaan PPDB 2023 harus segera dicari solusi agar tidak terulang pada masa mendatang. Solusi, di antaranya membuat sekolah negeri baru maupun membuat regulasi baru yang tetap berbasis zonasi. Misalnya tidak seratus persen berdasarkan zonasi dari jumlah pagu. "Alternatif menegerikan lembaga swasta dengan persyaratan tertentu," katanya.
Beberapa waktu lalu, Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarimmenyatakan bahwa kebijakan sistem zonasi PPDB bukan kebijakannya, melainkan kebijakan Mendikbud sebelumnya, Muhadjir Effendy. Nadiem pun mengakui bahwa kebijakan ini membuatnya repot. Namun dia merasa sistem zonasi PPDB penting sehingga perlu dilanjutkan.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Inggris-Prancis Tolak Pendanaan PDB NATO untuk Ukraina
-
Gubernur Jabar KDM: Juarai Super League Buktikan Persib Klub Profesional Tanpa Campur Tangan Pemerintah
-
Pola Tulisan Tangan Ternyata Berpotensi Jadi Indikasi Awal Gangguan Kognitif pada Lansia
-
Toko Baru Uniqlo di Plaza Indonesia Tawarkan LifeWear dan Kolaborasi Circular Fashion
-
Kemenhub Tutup 172 Perlintasan Sebidang Ilegal dan Siapkan Rp800 Miliar untuk Fasilitas Keselamatan
-
Sabalenka Awali Roland Garros dengan Kemenangan Meyakinkan
-
PBB Pangkas Proyeksi Ekonomi Global 2026 Jadi 2,5 Persen
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.