Dollar AS Menguat Tipis saat Pertemuan The Fed Dimulai

Rabu, 26 Jul 2023, 13:02 WIB

NEW YORK - Dollar AS naik tipis terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa (25/7) waktu New York atau Rabu (26/7) pagi WIB, saat pertemuan kebijakan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) dimulai dengan para pedagang memperkirakan Fed akan menaikkan suku bunganya 25 basis poin.

Indeks dollar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,06 persen menjadi 101,4045 pada akhir perdagangan.

Ket. Foto: Arsip Foto - Orang-orang berjalan di luar Federal Reserve Bank of New York di New York City, AS, Rabu (18/3/2020). — Sumber: ANTARA/REUTERS/Lucas Jackson/am.

Indeks harga rumah AS terus naik menjadi 404,1 pada Mei, menurut angka yang dirilis oleh Badan Keuangan Perumahan Federal (FHFA) pada Selasa (25/7/2023). Harga rumah bulanan meningkat sebesar 0,7 persen dari bulan sebelumnya.

"Harga rumah AS meningkat moderat pada Mei, melanjutkan tren beberapa bulan terakhir," kata Nataliya Polkovnichenko, pengawas ekonom di Divisi Riset dan Statistik FHFA. "Namun, harga rumah di beberapa wilayah negara itu tetap di bawah level yang terlihat satu tahun lalu."

Sementara itu, lembaga riset swasta The Conference Board melaporkan pada Selasa (25/7/2023) bahwa indeks kepercayaan konsumen naik menjadi 117 pada Juli dari 110,1 pada Juni, yang mengalahkan ekspektasi para ekonom dan mencapai level tertinggi sejak Juli 2021.

Karena ekspektasi inflasi konsumen satu tahun turun dari 6,0 persen menjadi 5,7 persen, indeks dollar AS tidak menunjukkan respons yang signifikan terhadap data kepercayaan konsumen yang kuat saat dirilis.

Perhatian sekarang beralih ke pengumuman Fed pada Rabu waktu setempat saat mengakhiri pertemuan dua harinya. Pembuat kebijakan Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuan lagi Rabu ke level tertinggi dalam 22 tahun.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1045 dollar AS dari 1,1071 dollar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,2892 dollar AS dari 1,2824 dollar AS.

Dollar AS dibeli 141,0230 yen Jepang, lebih rendah dari 141,4370 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dollar AS turun menjadi 0,8646 franc Swiss dari 0,8681 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3167 dollar Kanada dari 1,3166 dollar Kanada. Dollar AS turun menjadi 10,3802 krona Swedia dari 10,4154 krona Swedia.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.