Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ribuan Warga di 2 Distrik Kabupaten Puncak Alami Kekeringan

📅 Minggu, 23 Jul 2023, 09:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ribuan Warga di 2 Distrik Kabupaten Puncak Alami Kekeringan Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Puncak
Ket. Bupati Puncak Willem Wandik (jaket merah) bertemu dengan warga yang terdampak bencana kekeringan.

JAYAPURA - Pemerintah Kabupaten Puncak di Provinsi Papua Tengah menyebut dua distrik di daerah itu yakni Distrik Agandugume dan Distrik Lambewi mengalami bencana kekeringan sehingga berdampak pada tujuh ribu warga setempat.

Bupati Puncak Willem Wandik dalam siaran pers di Jayapura, Sabtu (22/7) mengatakan pemerintah daerah setempat telah menetapkan status tanggap darurat di Distrik Agandugume dan Distrik Lambewi selama dua bulan akibat bencana kekeringan.

"Penetapan status tanggap darurat tersebut melalui SK Bupati Nomor.300.2/28/tahun 2023, terhitung sejak 7 Juni- 7 Agustus 2023," katanya.

Menurut Wandik, berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Puncak ada 3.000 jiwa yang terdampak di Distrik Agandugume dan 4.000 jiwa di Distrik Lambewi.

Dia mengatakan bencana kekeringan yang terjadi merupakan siklus tahunan yang berlangsung di periode Mei-Agustus sebagai dampak dari cuaca ekstrem dingin dan tidak turun hujan.

"Sehingga mengakibatkan tanaman menjadi rusak dan busuk kemudian ketika penduduk setempat makan menyebabkan sakit perut dan diare," ujarnya.

Dia menjelaskan pihaknya sejak Juni 2023 sudah mengambil langkah-langkah sebagai upaya penanganan dalam.mengatasi kelaparan di dua distrik tersebut.

"Namun untuk mengangkut logistik ke pusat distrik yang terdampak kekeringan terkendala pesawat sebab sampai saat ini belum ada maskapai yang mengijinkan pesawatnya melayani di daerah tersebut karena persoalan keamanan," katanya lagi.

Dia menambahkan meski begitu, pihaknya tidak tinggal diam sebab pemerintah melalui BPBD Kabupaten Puncak telah melakukan mobilisasi bahan makanan meliputi 2,3 ton beras termasuk mie, garam, gula, vetsin, minyak goreng, kopi ke distrik terdekat yang bisa didarati pesawat yaitu ke Distrik Sinak sejak 10 Juli 2023.

"Sehingga pemuda dari dua distrik itu bisa ke Sinak kemudian mengangkut lewat jalur darat meski kita akui bahwa jaraknya jauh namun itu harus dilakukan sambil kami tetap melakukan komunikasi dengan maskapai penerbangan agar bisa mengangkut bahan makanan ke daerah tersebut," ujarnya lagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.