- Home
-
- Luar Negeri
-
- Menteri Kebudayaan Ukraina...
Menteri Kebudayaan Ukraina Mundur karena Masalah Pendanaan
Jumat, 21 Jul 2023, 08:53 WIBKIEV - Menteri Kebudayaan Ukraina pada Jumat (21/7) mengatakan telah mengundurkan diri setelah terjadi "kesalahpahaman" tentang mobilisasi dana untuk proyek budaya saat Kiev memerangi invasi Rusia.
"Saya membawa surat pengunduran diri saya kepada Perdana Menteri malam ini, karena gelombang kesalahpahaman tentang pentingnya budaya masa perang," tulis Oleksandr Tkachenko dalam unggahan di Facebook.
"Selama perang, dana pribadi dan anggaran untuk budaya tidak kalah pentingnya dengan drone, karena budaya adalah perisai identitas dan perbatasan kita."
Pengumuman itu disampaikan beberapa jam setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky meminta perdana menteri negara itu untuk mempertimbangkan mengganti Tkachenko.
"Masyarakat harus merasa bahwa sumber daya anggaran digunakan secara adil dan benar," katanya dalam pidato malamnya.
"Ini berlaku untuk berbagai bidang, termasuk budaya. Museum, pusat budaya, simbol, serial TV -- semua ini penting, tapi sekarang ada prioritas lain."
Pada Kamis, situs berita Ukrainska Pravda menerbitkan sebuah berita yang mengklaim bahwa Kementerian Kebudayaan telah memutuskan untuk mengalokasikan 448 juta hryvnia (sekitar 12 juta dolar AS) untuk produksi sebuah serial televisi.
Tkachenko baru-baru ini mengatakan kepada sebuah acara radio, tepat untuk menyediakan sekitar 13 juta dolar AS untuk menyelesaikan pembangunan sebuah museum untuk memperingati kelaparan Ukraina tahun 1932-33, yang dianggap Kiev sebagai tindakan genosida oleh rezim Soviet Joseph Stalin.
"Hal-hal seperti itu, yang berbicara tentang penderitaan yang diderita rakyat Ukraina selama beberapa dekade oleh Moskow, harus tercermin di museum," katanya kepada Radio Liberty yang didanai Amerika Serikat.
"Jika seseorang mengatakan bahwa museum tidak boleh dibangun selama perang, biarkan mereka memberikan argumen selain perlu mengeluarkan uang untuk rekonstruksi. Ada dana."
Moskow menolak laporan Kiev tentang kelaparan, menempatkan peristiwa tersebut dalam konteks kelaparan yang lebih luas yang menghancurkan wilayah Asia Tengah dan Rusia.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Film Animasi “KPop Demon Hunters” Raih Dua Penghargaan di Oscar 2026
-
Russia Tuduh Rezim Ukraina Neo-Nazi, Situasi HAM Disebut Memburuk
-
Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 H di Kota Mataram Berjalan Khidmat
-
Jaga Jakarta, Pramono Anung: Jakarta Tetap Aman Meski Dunia Sedang Bergolak
-
Russia Peringatkan Para Diplomat Asing di Kyiv untuk Mengungsi Jelang Perayaan Hari Kemenangan PD II
-
Kemenekraf Fasilitasi Klip Video Musisi Jawa Tengah lewat AKTIF Musik
-
BMKG Prakirakan Hujan Ringan Bakal Guyur Sebagian Besar Wilayah Indonesia pada Minggu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.