Bupati Indramayu Siapkan 4 Sektor Pemberdayaan Perempuan

Jumat, 21 Jul 2023, 12:32 WIB

JAKARTA - Bupati Indramayu Nina Agustina menyebut pentingnya peran perempuan dalam pembangunan. Pihaknya telah menyiapkan empat sektor untuk program pemberdayaan perempuan.

"Keempat sektor itu adalah pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan pencegahan kekerasan terhadap perempuan," ujar Nina pada peringatan Hari Kependudukan Dunia 2023 di Indramayu, Jumat (21/7).

Ket. Foto: Peringatan Hari Kependudukan Dunia Tahun 2023, di Indramayu, Jumat (21/7). — Sumber: istimewa

Dia menerangkan, di bidang pendidikan, capaian rata-rata lama sekolah anak Kabupaten Indramayu pada 2022 untuk perempuan masih rendah, hanya tamatan SD atau kelas 1 SMP. Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya menggenjot program kejar paket (Jaket).

"Program Jaket ini merupakan 1 dari 10 program unggulan Bupati Indramayu. Melalui program ini, warga yang putus sekolah bisa melanjutkan pendidikan secara gratis," jelasnya.

Di bidang kesehatan, lanjut Nina, pada 2020 Kabupaten Indramayu berhasil menurunkan kasus kematian ibu menjadi 38 kasus. Beberapa upaya penurunan kematian ibu, bayi dan balita yang telah dilakukan antara lain melalui pelayanan kesehatan yang diprioritaskan pada pelayanan promotif dan preventif, serta kuratif dan rehabilitatif.

"Tahun 2021 Indramayu berhasil menurunkan prevalensi stunting dari 29,19 persen menjadi 14,4 persen di 2022," katanya.

Dia menyebut, di bidang ekonomi, masih terjadi kesenjangan antara laki-laki dan perempuan. Hal ini disebabkan oleh aksesibilitas perempuan dalam kesempatan kerja.

Nina menambahkan, kondisi tersebut membuat akumulasi upah perempuan secara keseluruhan menjadi sangat rendah. Dalam rangka meningkatkan pendapatan bagi perempuan, pemerintah Kabupaten Indramayu mengintensifkan pembentukan Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB).

"Selain itu, ada pula salah satu program unggulan Bupati, yaitu Perempuan Berdikari yang merupakan program pelatihan kewirausahaan bagi purna Pekerja Migran Indonesia (PMI)," ucapnya.

Di bidang politik dan pengambilan keputusan, kata dia, perempuan di legislatif hasil Pemilu 2019 DPRD Indramayu berjumlah 17 orang atau 34 persen. Artinya,sudah memenuhi target 30 persen kuota yang ditetapkan.

"Langkah strategis disiapkan untuk mengatasi isu pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender. Ini sekaligus untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, utamanya Tujuan kelima, yakni kesetaraan gender," katanya.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Muhamad Ma'rup

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.