Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Papua Harus Bersama Bangun Daerahnya

📅 Senin, 17 Jul 2023, 01:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Papua Harus Bersama Bangun Daerahnya Doc: ANTARA/Olha Mulalinda
Ket. Wapres Ma’ruf Amin (kedua kanan) berbincang dengan sejumlah tokoh masyarakat adat di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Minggu (16/7).Wapres sekaligus Ketua Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) mengakhiri kunjungan kerjanya di pulau Papua dengan bertatap muka mendengarkan aspirasi dari sejumlah tokoh masyarakat adat, tokoh agama di Provinsi termuda di Indonesia, Papua Barat Daya.

SORONG - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengajak semua masyarakat di Papua bersama-sama untuk membangun Tanah Papua yang dikenal dengan julukan Bumi Cenderawasih.

Hal itu disampaikan Wapres dalam acara silaturahmi dengan tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat di Sorong, Papua Barat Daya, Minggu (16/7).

"Saya mengajak semua pihak di Papua bersama-sama kita membangun keutuhan sebagai warga masyarakat, bangsa. Maka, saya terus mengajak teman-teman yang masih belum berintegrasi itu di daerah-daerah sana. Masih ada teman-teman, yang maksud saya, segeralah kembali kita bersama bangun Papua," kata Wapres.

Wapres menegaskan pembangunan di Papua semata-mata adalah untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Papua, dan pemerintah tidak mengambil keuntungan atas pembangunan tersebut.

"Tidak ada kepentingan pemerintah pusat (pemerintah tidak mengambil keuntungan atas pembangunan Papua). Semua ditaruh (dibangun) di Papua untuk orang Papua semuanya dan tidak akan dibawa ke Jakarta, itu komitmen pemerintah," jelasnya.

Pada kesempatan itu, Wapres juga meminta persatuan gereja di Papua untuk terus mengimbau kepada masyarakat agar menjauhi tindakan separatis atau hal-hal yang menimbulkan konflik dan mengorbankan nyawa.

"Kepada Gereja, saya mohon supaya tidak ada lagi yang, apa ya, yang mau mengorbankan jiwanya saya kira. Agama mana pun saya kira melarang itu 'kan, tidak boleh menghilangkan nyawa seseorang," ujar Wapres.

Wapres mengatakan bahwa di dalam Islam disebutkan menghilangkan nyawa satu orang sama halnya dengan menghilangkan nyawa seluruh manusia di Bumi.

"Jadi, itu berat sekali. Saya kira agama Kristen pun begitu, nyawa itu nilainya tinggi sekali. Alangkah baiknya kalau Papua ini damai, sejahtera, aman, dan itu yang kami (pemerintah) harapkan," ujarnya.

Wapres menjelaskan komitmen kuat pemerintah dalam membangun Tanah Papua kepada para tokoh.

"Perlu saya jelaskan bahwa pemerintah pusat punya komitmen yang kuat untuk membangun kesejahteraan di Papua," ujar Wapres.

Wapres menyebutkan salah satu komitmen kuat pemerintah adalah pemberian dana otonomi khusus dan membangun daerah otonomi baru (DOB) di Papua untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat. "Jadi, otonomi baru itu untuk lebih memberikan pelayanan, untuk lebih dekat kepada masyarakat," jelasnya.

Selain itu, pemerintah telah membentuk Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) untuk mengarahkan agar dana otsus tepat sasaran.

"Sekarang supaya lebih terarah, dilakukan pengawasan di lapangan untuk evaluasi, dan disiapkan Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua, RIPPP," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
PLN Libatkan 26 UMKM pada P...
Nasional
Jadwal TKA untuk Jenjang SM...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.