Pemkab Kerahkan Empat Alat Berat Bersihkan Material Longsor di Agam

Minggu, 16 Jul 2023, 16:13 WIB

Lubukbasung - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam, Sumatera Barat (Sumbar) mengerahkan empat alat berat untuk membersihkan material tanah longsor yang menimbun badan jalan di Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, akibat curah hujan cukup tinggi pada Kamis (13/7) malam.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam Ichwan Pratama Danda di Lubuk Basung, Minggu, mengatakan empat alat berat itu membersihkan material tanah longsor dari dua sisi yaknidari Muko-Muko dua unit dan dari Sungai Batang dua unit.

Ket. Foto: Kondisi jalan di Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam tertimbun tanah longsor Minggu (16/7/2023) akibat curah hujan tinggi pada Kamis (13/7) malam. — Sumber: Antara/HO- BPBD Agam

"Empat alat berat itu membersihkan material tanah longsor di beberapa titik dan sampai saat ini masih bekerja," katanya.

Ia mengatakan alat berat jenis ekskavator mini milik Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Agam dan ekskavator besar milik Balai Wilayah Sungai Sumatera V. Setelah itu wheel loadermilik Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Agam danwheel loadermilik UPT Balai Jalan Provinsi.

"Alat berat itu diturunkan semenjak Jumat (14/7) setelah tanah longsor melanda daerah itu pada Kamis (13/7) malam," katanya.

Ia mengakui saat ini masih banyak titik tanah longsor di Nagari Tanjung Sani, sehingga BPBD Agam menggunakan perahu karet untuk mengantarkan makanan ke warga.

Dengan kondisi itu, lanjutnya, pembersihan material tanah longsor diupayakan secepat mungkin, agar arus lalu lintas kembali normal.

Pembersihan material tanah longsor tersebut juga melibatkan BPBD Agam, Satpol PP Damkar Agam, TNI, Polri, Dishub Agam, Dompet Dhuafa Singgalang, Baznas Agam, PMI Agam, DinasPUTR Agam, warga, dan lainnya.

"Tim gabung membersihkan materi secara bersama-sama dengan harapan selesai secepatmungkin," katanya.

Sementara Bupati Agam Andri Warman mengatakan Pemkab Agam dan unsur lainnya akan bekerja ekstra, karena terdapat banyak titik-titik longsor yang harus ditangani.

"Kita harus bergerak cepat dalam melakukan pembersihan material," katanya.

Andri mengimbau masyarakat tetap waspada menyikapi cuaca yang terkadang tidak menentu.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.