Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Dampak Buruk, PM Kishida Akan Temui Federasi Perikanan Tentang Air Fukushima

📅 Minggu, 16 Jul 2023, 16:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Dampak Buruk, PM Kishida Akan Temui Federasi Perikanan Tentang Air Fukushima Doc: ANTARA/Kyodo/via REUTERS
Ket. Foto udara memperlihatkan tangki penyimpanan untuk air olahan di pembangkit tenaga nuklir Fukushima Daiichi yang lumpuh akibat tsunami di kota Okuma, prefektur Fukushima, Jepang, 13 Februari 2021, dalam foto yang diambil oleh Kyodo. Foto diambil tanggal 13 Februari 2021.

Tokyo - Antisipasi dampak buruk. Perdana Menteri Fumio Kishida akan bertemu dengan kepala federasi perikanan nasional Jepang, kemungkinan pada akhir Juli, bertujuan mengajukan rencana pemerintah melepaskan air radioaktif olahan dari pembangkit listrik Fukushima, demikian menurut sumber pemerintah pada Sabtu.

Pertemuan itu akan menjadi serangkaian langkah oleh pemerintah untuk menentukan kapan mulai membuang air itu ke Samudra Pasifik.

Sejauh ini, pemerintah mengatakan akan melakukan hal itu "sekitar musim panas" ketika kekhawatiran muncul diantara para nelayan tentang potensi dampak buruk pembuangan terhadap bisnis mereka.

Masanobu Sakamoto, kepala federasi nasional koperasi perikanan yang dikenal dengan JF Zengyoren, telah mempertahankan penolakan kelompoknya terhadap pembuangan air, dianggap sebagai langkah penting dalam upaya pembersihan di pabrik Fukushima Daiichi, yang dilanda gempa besar dan tsunami pada tahun 2011.

Namun, setelah bertemu dengan Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri Yasutoshi Nishimura pada Jumat, Sakamoto mengatakan bahwa ia dapat "mengakui sampai batas tertentu keamanan ilmiah" dari rencana tersebut.

Saat ini Pemerintah Jepang bersiap-siap untuk membuang air (radioaktif) tersebut setelah Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) mengeluarkan laporan komprehensif pada awal Juli yang menyebutkan rencana itu "sesuai" dengan standar keamanan internasional dan menilai pembuangan itu memiliki "dampak radiologis yang dapat diabaikan pada manusia dan lingkungan."

Kishida tampaknya berkesimpulan bahwa pembicaraan langsung dengan Sakamoto dapat memberi kesempatan untuk mendapatkan beberapa konsesi darinya.

Pemerintah dan operator pembangkit Tokyo Electric Power Company Holdings Inc.membuat janji pada 2015 bagi nelayan Fukushima bahwa mereka tidak akan membuang air olahan tanpa mendapat "pengertian" dari para pemangku kepentingan.

Kishida sepertinya akan memberitahu Sakamoto bahwa pemerintah akan mengambil langkah untuk memastikan rencana tersebut aman, dan mengatasi isu mengenai keamanan produk perikanan nantinya.

Dia juga akan menekankan bahwa pemerintah dan Amerika Serikat juga Korea Selatan tidak menolak rencana tersebut.

Pertemuan itu direncanakan berlangsung sebelum Rabu, ketika Kishida dijadwalkan kembali dari perjalanannya ke Timur Tengah.

Spekulasi berkembang bahwa prosedur pembuangan air dimulai pada Agustus 2023, ketika perdana menteri memiliki jadwal diplomatik yang sibuk dalam beberapa bulan ke depan.

Sejumlah besar air radioaktif telah dihasilkan dalam proses pendinginan bahan bakar reaktor yang meleleh di kompleks nuklir Fukushima Daiichi.

Air tersebut diolah di fasilitas pemrosesan untuk mengeluarkan sebagian besar kontaminan, kecuali tritium, dan disimpan dalam tanki yang dipasang di lokasi.

Namun kapasitas tanki mendekati penuh dan ditakuti penumpukan air yang terus menerus dapat menghambat perkembangan penonaktifan reaktor kecuali dibuang ke laut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.