Hilirisasi Bakal Memacu Pasar Modal Lebih Bergairah

Senin, 10 Jul 2023, 08:53 WIB

JAKARTA - Kebijakan pemerintah meminta perusahaan yang mengekspor komoditas bahan mentah untuk mengelola menjadi bahan jadi (hilirisasi) selain berdampak positif pada penerimaan negara, juga berdampak pada sektor jasa keuangan. Hal itu karena maraknya emiten pertambangan yang masuk mencari pembiayaan ke pasar modal yang membuat investor pun makin memiliki banyak pilihan investasi.

Pada tahun ini, perusahaan-perusahaan berbasis komoditas dan mineral terus berlomba-lomba membangun fasilitas pemurnian atau smelter di dalam negeri sebagai syarat untuk mengekspor produk mereka.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Beberapa perusahaan khususnya yang bergerak di bidang pertambangan pun masuk mencari pembiayaan ke pasar modal melalui mekanisme penawaran saham perdana ke publik atau Initial Public Offering/IPO.

Berdasarkan catatan Bursa Efek Indonesia (BEI) terdapat tiga perusahaan tambang yang go public tahun ini yaitu PT Trimegah Bangun Persada Holding Harita Nickel dan PT Merdeka Battery Materials serta PT Amman Mineral International Tbk (AMMN).

Perusahaan tersebut mampu meraup dana dari publik dengan jumlah yang cukup fantastis. AMMN misalnya mampu meraih dana 10,73 triliun rupiah atau lebih besar dari yang diperoleh PT Pertamina Geothermal Energy (PGEO) sebesar 10 triliun rupiah.

Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), I Gede Nyoman Yetna, mengapresiasi Amman Mineral atas usahanya sehingga proses dari persiapan hingga IPO sukses dilalui dan mengantarkan perusahaan untuk mencapai prost yang tertinggi di tahun ini," kata Yetna, akhir pekan lalu.

Pengembangan Bisnis

Direktur Utama AMMN, Alexander Ramlie, mengatakan IPO saham untuk mendukung pengembangan bisnis, sekaligus membangun smelter tembaga dan pemurnian logam mulia karena prospek usaha kedua komoditas tersebut sangat baik.

"Permintaan tembaga di dunia akan terus meningkat," kata Alexander.

Sebab, tembaga merupakan komoditas yang sangat penting untuk transisi global menuju renewable energy. Sedangkan supply tembaga ada kemungkinan akan mulai menurun jika tidak ada tambang tembaga baru yang mulai beroperasi.

Perusahaan tersebut menerbitkan 6,32 miliar saham biasa atau setara 8,8 persen saham ke publik, dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO dengan harga penawaran sebesar 1.695 rupiah per saham.

Dana IPO akan digunakan untuk membiayai proyek smelter dan modal proyek ekspansi pabrik konsentrator serta proyek pembangkit listrik tenaga gas dan uap.

Seiring dengan bergairahnya industri pasar modal, Kepala Tim Riset Bank DBS Group, Maynard Priajaya Arif, memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai level 7.500 pada akhir 2023 mendatang.

Redaktur: Vitto Budi

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.