Belanda Kembalikan Artefak Curian kepada Indonesia dan Sri Lanka

Sabtu, 08 Jul 2023, 00:00 WIB

DEN HAAG - Belanda mengatakan, pada Kamis (6/7), akan menyerahkan kembali ratusan artefak era kolonial ke Indonesia dan Sri Lanka, termasuk berbagai harta karun dan meriam perunggu bertatahkan permata.

Dilaporkan oleh Agence France-Presse (AFP), keputusan untuk mengembalikan sekitar 478 objek tersebut mengikuti rekomendasi dari komisi yang ditunjuk pemerintah tahun lalu yang menyelidiki akuisisi ilegal kolonial Belanda yang sekarang dipajang di museum di Belanda.

Ket. Foto: Raja Belan­da Willem-Alexander — Sumber: ISTIMEWA

"Rekomendasi ini merupakan tonggak sejarah dalam menangani koleksi dari konteks kolonial," kata Wakil Menteri Kebudayaan, Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Gunay Uslu.

Komisi tersebut dibentuk setelah adanya permintaan dari Indonesia untuk mengembalikan beberapa karya seni dan koleksi sejarah alam yang dibawa oleh penguasa pada era kolonial Belanda.

Beberapa barang yang akan dikembalikan termasuk apa yang disebut "harta karun Lombok" berupa ratusan benda emas dan perak, yang dijarah oleh tentara kolonial Belanda setelah merebut Istana Cakranegara di Pulau Lombok, pada 1894.

Itu juga termasuk meriam perunggu, "Meriam Lewke" yang dihiasi dengan perak, emas, dan permata berharga termasuk rubi. Meriam Lewke dari abad ke-18 diyakini sebagai hadiah dari seorang bangsawan Sri Lanka bernama Lewke Disava kepada Raja Kandy sekitar tahun 1745-46.

Benda ini diyakini telah jatuh ke tangan Belanda pada tahun 1765 ketika pasukan Belanda yang dipimpin oleh Gubernur Ceylon Lubbert Jan van Eck menyerang dan menaklukkan Kandy.

Setelah dipajang keliling Belanda, meriam itu akhirnya ditambahkan ke dalam koleksi Rijksmuseum di Amsterdam.

Langkah Positif

Direktur Rijksmuseum Taco Dibbits mengatakan restitusi sebagai langkah positif bekerja sama dengan Sri Lanka.

"Hubungan dan pertukaran pengetahuan yang dibangun antara kedua negara di bidang penelitian dan sejarah bersama merupakan landasan yang kuat untuk masa depan," tambahnya dalam sebuah pernyataan.

Menurut lembaga penyiaran publik Nederlandse Omroep Stichting (NOS), komisi tersebut akan memberikan keputusan tentang artefak lain di masa depan.

Ini termasuk benda seni dari Nigeria serta koleksi Dubois yang mencakup tali kekang kuda Pangeran Diponegoro, bangsawan Jawa yang menentang pemerintahan kolonial Belanda pada abad ke-19.

Belanda telah bergulat dengan warisan masa lalu kolonialnya dalam beberapa tahun terakhir. Raja Belanda Willem-Alexander, pada Sabtu, mengeluarkan permintaan maaf kerajaan yang bersejarah atas keterlibatan Belanda dalam perbudakan era kolonial.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: AFP, Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

Labuan Bajo Normal Pascagempa NTT, Kemenpar Minta Aktivitas Wisata Utamakan Keselamatan

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.