Cegah Kecelakaan Laut, BMKG Minta Nelayan Sabang Waspadai Angin Kencang Saat Melaut

Senin, 03 Jul 2023, 04:29 WIB

Banda Aceh - Cegah kecelakaan laut. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau nelayan di Kota Sabang, Provinsi Aceh, untuk mewaspadai angin kencang saat melaut yang berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Kepala Stasiun BMKG Maimun Saleh Sabang, Teguh Suprapto, di Kota Sabang, Minggu, mengatakan angin kencang dan gelombang tinggi diperkirakan masih melanda wilayah Sabang, sesuai dengan analisa kondisi dinamika atmosfer di wilayah Sabang serta data klimatologi Stasiun Meteorologi Maimun Saleh Sabang.

"Kondisi cuaca hari ini sampai besok pagi perlu diwaspadai karena angin masih lumayan kencang," kata Teguh.

Ia mengatakan kondisi tersebut diperkirakan berlangsung hingga 6 Juli 2023. Menurut peta prakiraan BMKG per hari ini, angin berada di lapisan 3.000feet,sementara kecepatan angin tertinggi terpantau mencapai lebih dari 40 km per jam.

Kondisi tersebut dapat mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang laut di wilayah perairan Sabang dan sekitarnya hingga mencapai lebih dari 2,5 meter.

Untuk perairan Barat dan Utara Sabang mulai hari ini hingga beberapa hari ke depan, kata dia, gelombang laut dapat mencapai ketinggian antara 2,5-4,0 meter dan sudah tergolong tinggi.

"Jadi bagi masyarakat yang beraktivitas di laut, seperti nelayan dan kapal-kapal pelayaran supaya betul-betul memperhatikan kondisi cuaca, lebih waspada dan tidak memaksakan diri ketika cuaca memburuk hingga kondisi kembali membaik," ujarnya.

Teguh juga meminta masyarakat Sabang untuk senantiasa waspada terhadap potensi cuaca buruk dan diharapkan bisa melakukan mitigasi atau adaptasi terkait dengan fenomena alam tersebut.

BMKG mengimbau masyarakat agar waspada terhadap pohon-pohon tinggi, tiang listrik, dan baliho yang berpotensi tumbang, sehingga dapat membahayakan keselamatan.

"Jika cuaca semakin ekstrem, sementara waktu agar tidak beraktivitas di luar ruangan hingga kondisi cuaca kembali membaik," ujarnya.

Dia menambahkan masyarakat harus terus memperhatikan perkembangan informasi cuaca dan gelombang dari BMKG. Pihaknya akan terus memperbaharui informasi dan akan melakukan peringatan dini jika cuaca memburuk.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.