Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelestarian Budaya Modal Persatuan di Perbatasan

📅 Minggu, 02 Jul 2023, 05:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelestarian Budaya Modal Persatuan di Perbatasan Doc: ANTARA/HO-Prokopim Setda Kapuas Hulu
Ket. Perahu hias (parau tambe) khas Suku Dayak Tamambalo memeriahkan Festival Pamole Beo Dayak Tamambalo, yang dipusatkan di Kecamatan Embaloh Hulu perbatasan Indonesia-Malaysia, wilayah Kapuas Hulu Kalimantan Barat.

Kapuas Hulu - Bupati Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat Fransiskus Diaan menyatakan pelestarian adat dan budaya salah satu modal kuat untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa.

"Salah satunya melalui Festival Pamole Beo Suku Dayak Tamambalo di daerah perbatasan Indonesia-Malaysia. Orang dayak tetap menjadi orang Indonesia yang memiliki ciri-ciri serta kebiasaan dan tradisi, itu menyatu dalam kehidupan kita sebagai modal bangsa Indonesia," kata Fransiskus Diaan di Putussibau Kapuas Hulu, Sabtu.

Festival Pamole Beo dilaksanakan oleh tiga ke-Temenggungan Banuaka Dayak Tamambalo, yang dipusatkan di Kecamatan Embaloh Hulu perbatasan Indonesia-Malaysia, wilayah Kapuas Hulu Kalimantan Barat yang dilaksanakan pada 28 Juni hingga 2 Juli 2023.

Pamole Beo merupakan salah satu ritual adat Dayak Tamambalo sebagai wujud ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas hasil panen maupun kerja masyarakat komunitas Dayak Tamambalo dalam kurun waktu satu tahun.

Disampaikan Fransiskus, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu mengapresiasi atas dilaksanakannya Festival Pamole Beo tersebut.

Ia mengatakan melalui kegiatan tersebut merupakan salah satu wujud komitmen Suku Dayak Tamambalo dalam melestarikan adat dan budaya.

Menurut dia, keberadaan adat dan budaya dapat dijadikan perekat persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa di tengah keberagaman dan kebhinekaan NKRI.

"Kita harus kembangkan dan lestarikan adat dan budaya yang dapat mendorong kita untuk tetap kuat dan kokoh dalam dimensi adat istiadat di tengah perkembangan zaman," katanya.

Selain itu, Fransiskus juga meminta agar generasi muda berperan aktif melestarikan adat budaya peninggalan nenek moyang.

Ia mengatakan keberadaan teknologi informasi juga dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan adat dan seni budaya agar diketahui masyarakat luar yang berpotensi sebagai ekonomi wisata masyarakat.

"Kita tidak boleh menutup diri di tengah perkembangan teknologi, kita harus tetap pertahankan adat dan budaya peninggalan leluhur," ujarnya.

Dalam kegiatan Festival Pamole Beo Suku Dayak Tamambalo di perbatasan Indonesia-Malaysia tersebut, selain dilaksanakan ritual adat juga diselenggarakan perlombaan seni dan budaya tradisional serta pertunjukan perahu hias atau yang biasa di sebut parau tambe khas Suku Dayak Tamambalo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.