Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Libur Akhir Tahun Diprediksi Padat, Siapkah Infrastruktur Transportasi?

8 Minggu, 08 Nov 2026, 12:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Libur Akhir Tahun Diprediksi Padat, Siapkah Infrastruktur Transportasi? Libur Akhir Tahun Diprediksi Padat, Siapkah Infrastruktur Transportasi? Doc: ANTARA/ Louis Rika
Ket. Ilustrasi - Sejumlah penumpang hendak naik kereta di Stasiun Madiun, Jawa Timur pada momentum libur akhir tahun.

JAKARTA – Mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun diperkirakan meningkat seiring tingginya aktivitas perjalanan untuk berwisata, pulang ke kampung halaman, maupun mengunjungi keluarga.

Lonjakan pergerakan tersebut menjadi momentum penting bagi sektor transportasi dan pariwisata, sekaligus menguji kesiapan infrastruktur serta kualitas layanan angkutan publik dan jalan raya.

Pemerintah perlu memastikan kelancaran konektivitas, keselamatan perjalanan, dan keterjangkauan tarif agar peningkatan mobilitas tidak berujung pada kemacetan, penumpukan penumpang, maupun kenaikan biaya perjalanan yang membebani masyarakat.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi pergerakan atau mobilitas masyarakat saat libur akhir tahun, yakni Natal 2026 dan Tahun Baru 2027, akan meningkat hingga mencapai 120 juta orang.

“Data di Kementerian Perhubungan, pergerakan masyarakat di tahun 2024-2025 saat Nataru (Natal dan Tahun Baru) itu sekitar 94 juta lebih. Angka ini lalu naik di 2025-2026 menjadi 110 juta. Sekarang, prediksinya di 2026-2027, sekitar 120 juta,” kata Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Suntana dalam acara Nataru Mobility Expo 2026 di Sarinah, Jakarta, Minggu (8/11).

Lebih lanjut, dia mengatakan tren positif itu salah satunya turut dipengaruhi kebijakan dan dukungan pemerintah dalam sektor transportasi, salah satunya stimulus empat moda transportasi saat periode libur akhir tahun nanti.

“Ini fakta, data, statistik, bahwa kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam langkah stimulus ekonomi disambut oleh masyarakat,” ujar Suntana.

Seperti diketahui, pemerintah telah mempersiapkan anggaran sebesar Rp883 miliar untuk stimulus diskon empat moda transportasi pada periode Nataru 2026/2027, yaitu untuk kereta api, pelayaran, penyeberangan, dan pesawat terbang.

Secara rinci, terdapat PPN yang 100 persen ditanggung pemerintah untuk tiket pesawat ekonomi rute domestik, periode penerbangan 22 Desember 2026 sampai 10 Januari 2027.

Untuk moda kereta api, terdapat diskon tiket sebesar 30 persen untuk kelas ekonomi komersial di Jawa dan Sumatera Utara dalam periode keberangkatan 22 Desember 2026 sampai dengan 4 Januari 2027.

Kemudian, transportasi kapal laut juga ada diskon 30 persen untuk tarif dasar kelas ekonomi di seluruh rute kapal penumpang, dengan periode keberangkatan 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.

Lalu, untuk penyeberangan ASDP, gratis tarif jasa pelabuhan bagi pejalan kaki dan kendaraan golongan 2 dan golongan 4A di 14 pelabuhan, pada periode 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.