PLN Terangi Desa Terpencil di Papua dan Papua Barat dengan Tenaga Surya
Sabtu, 01 Jul 2023, 10:51 WIBJAYAPURA - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat menyebutkan dalam melistriki desa terpencil kebanyakan menggunakan tenaga surya, dengan memanfaatkan potensi energi lokal yang sesuai dengan kondisi geografis.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat Budiono, di Jayapura, Sabtu (1/7), mengatakan energi surya merupakan salah satu upaya PLN dalam melistriki masyarakat setempat di seluruh Tanah Papua.
"Mayoritas desa yang ada di Papua dan Papua Barat dilistriki dengan menggunakan energi tenaga surya dimana kami sesuaikan dengan kondisi wilayah tersebut," katanya pula.
Menurut Budiono, penggunaan energi lokal merupakan salah satu cara mempercepat untuk melistriki desa-desa yang belum berlistrik.
"Mengingat ketersediaan listrik merupakan salah satu poin penting dalam kebutuhan hidup untuk menunjang akses pendidikan, ekonomi bahkan jangka panjang pertumbuhan bisnis dan industri di daerah," ujarnya.
Dia menjelaskan seperti yang digunakan oleh kedua kampung di Papua Barat, Kabupaten Raja Ampat yakni Kampung Audam dan Kampung Mutus dimana keduanya berhasil menggunakan dua pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).
"Selama ini warga di dua kampung tersebut masih sulit mendapatkan akses listrik. Hal ini dikarenakan wilayahnya yang cukup jauh dan sulit dijangkau. Sehingga penggunaan pembangkit hijau yang dinilai praktis dipilih sebagai jawaban untuk melistriki," katanya lagi.
Dia menambahkan selain itu, juga menjadi salah satu upaya PLN untuk mendukung percepatan bauran energi baru terbarukan serta mencapai target net zero emission (NZE) pada 2060.
- PT PLN (Persero)
- Papua
- Papua Barat
- Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)
- Desa Terpencil
- Tenaga Surya
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
50 Hektare Sawah Terdampak Banjir di Asahan
-
Merajut Mimpi dari Kain Tradisi, Batik Besurek Kini Dikenal di Pasar Internasional
-
Cegah Investor Hengkang, Profesor Unair Sarankan Perketat Regulasi sebagai Antisipasi 'Coordinated Trading'
-
Butuh Investasi Besar, Pemerintah Harus Gandeng Investor Swasta Bangun PLTS 100 GW
-
Edukasi pada Masyarakat Tentang Pentingnya Terumbu Karang
-
Masukan MSCI Dinilai Penting, Reformasi Pasar Modal Diminta Terus Berlanjut
-
Tembus Rp170 Ribu Per Ikat! Ini Penyebab Mawar Rawa Belong Mendadak Langka dan Melejit Gila-gilaan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.