Terobosan Keren, BPJS Kesehatan Berupaya Tingkatkan Pelayanan Melalui Inovasi

Selasa, 27 Jun 2023, 00:50 WIB

Semarang - Terobosan keren, BPJS Kesehatan Cabang Semarang terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan dan pelayanan yang optimal bagi peserta jaminan kesehatan nasional (JKN) melalui berbagai inovasi.

"Kami berupaya meningkatkan pelayanan administrasi kepesertaan JKN diantaranya penyediaan kanal layanan administrasi peserta tanpa tatap muka dengan aplikasi Mobile JKN, Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (Pandawa) di nomor 08118165165," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang Andi Ashar di Semarang, Senin.

Ket. Foto: Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang Andi Ashar. — Sumber: ANTARA/Wisnu Adhi

Lebih lanjut, pelayanan administrasi kepesertaan JKN dapat diakses peserta melalui pelayanan BPJS Keliling, mal pelayanan publik (MPP) untuk pelayanan one stop service meliputi pemberian informasi dan administrasi kepesertaan, pendaftaran peserta baru dan perubahan data, serta informasi dan pengaduan.

Yang terbaru, peserta JKN dapat memanfaatkan Anjungan Mandiri (AMAN) JKN yang tersedia di Kantor Cabang Semarang.

Empat fitur dapat diakses oleh peserta, seperti cek status kepesertaan, cek tagihan iuran, info seputar Program JKN meliputi Pandawa, reaktivasi kepesertaan penerima bantuan iuran (PBI), aplikasi mobile JKN, dan Program Rencana Pembayaran Bertahap.

Kemudian, peserta dapat mengecek lokasi kantor cabang dan fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

"Masyarakat juga dapat memperbarui informasi Program JKN dengan bergabung dalam forum online," ujarnya.

Selain itu, beberapa komitmen juga telah disepakati bersama seluruh fasilitas kesehatan yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan yang dinyatakan dalam "Janji Layanan JKN". "Seperti bersama-sama mengedukasi peserta untuk Mobile JKN khususnya antrean online juga KIS digital, lalu tidak meminta fotokopi Kartu JKN/kartu tanda penduduk (KTP) atau kartu keluarga (KK) sebagai syarat pendaftaran layanan," katanya.

Kemudian, faskes wajib memberikan layanan tanpa biaya tambahan diluar ketentuan serta pembatasan hari rawat inap, serta memastikan ketersediaan obat dan jadwal praktik dokter.

"Program JKN hadir dan terus disempurnakan sehingga BPJS Kesehatan perlu dukungan dari seluruh stakeholder dan masyarakat agar program ini bisa terus berkelanjutan dalam memberikan pelayanan terbaik karena faktamya sudah banyak masyarakat yang ditolong atas program JKN ini, " ujarnya.

Andi menyebut kepesertaan Program JKN di wilayah Cabang Semarang tumbuh pesat, terbukti dengan telah cakupan semesta jaminan kesehatan atau universal health coverage (UHC).

Tingkat kepesertaan tersebut tersebar di Kota Semarang sebesar 99,81 persen atau 1.684.940 penduduk, dan Kabupaten Demak sebesar 96,36 persen atau 1.174.520 penduduk telah terdaftar dalam program ini.

"Pencapaian UHC ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi yang baik antara pemerintah, badan usaha, BPJS Kesehatan dan pemangku kepentingan lainnya. Termasuk 124 pemerintah desa Kabupaten Demak yang berhasil mencapai UHC dengan kepesertaan JKN lebih dari 95 persen jumlah penduduk," katanya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.