Membanggakan, Pemkot Surabaya Gelar Kerja Bakti di 191 Tempat Penampungan Sampah

Selasa, 27 Jun 2023, 00:47 WIB

Surabaya - Membanggakan, Pemerintah Kota Surabaya menggelar kerja bakti membersihkan 191 Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang tersebar di Kota Pahlawan, Jawa Timur, Senin, dengan tujuan untuk menghilangkan kesan kumuh TPS.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, kegiatan yang diikuti oleh seluruh jajaran Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemkot Surabaya juga untuk mengantisipasi adanya antrean penumpukan volume sampah dan mencegah timbulnya bau kurang sedap diTPS.

"Kerja bakti yang dilakukan adalah pembersihan, pengecatan, hingga perantingan di area TPS," ujar Hebi saat kerja bakti di TPS Kaliwaron Surabaya.

Untuk mengubah kesan kumuh di TPS, lanjut dia, pihaknya menyiapkan petugas pengawas (checklist) untuk memonitor volume sampah dan gerobak di TPS.

"Gerobak sampah harus kembali ke RW masing-masing, serta tidak boleh meninggalkan hasil pulungan sampah di TPS," kata Hebi.

Hebi menjelaskan, dengan adanya petugas pengawasdiharapkan bisa mengatur gerobak sampah sesuai jadwal. Yakni, agar tidak datang bersamaan ke TPS sehingga tidak menimbulkan penumpukan.

"Jam pengangkutan sampah pun sudah kami tempel, jadi warga bisa mengawasi. Misalnya pukul 08.15 WIB untuk pengangkutan pertama, tetapi pukul 08.30 WIB belum diangkut, maka warga bisa melapor ke DLH. Jadi tidak ada penumpukan sampah agar TPS tetap bersih," ujarnya.

Dalam kegiatan kerja bakti tersebut, kata dia, seluruh jajaran PD di lingkungan Pemkot Surabaya ikut diterjunkan guna melakukan pembersihan dan pengecatan di seluruh TPS se-Surabaya.

Setelah pelaksanaan kerja bakti, seluruh sampah akan diangkut oleh DLH Surabaya menuju ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo, sedangkan untuk hasil perantingan akan diangkut menuju ke rumah kompos.

Dengan adanya kerja bakti tersebut, Hebi berharap masyarakat sudah tidak memandang TPS sebagai tempat yang kumuh. Sebab, TPS kan dijaga kebersihannya agar tidak menimbulkan dampak lingkungan.

"Jadi nanti kalau kami akan membuka TPS baru, masyarakat tidak akan fobia (ketakutan) atau memandang TPS itu bau dan sebagainya. Karena TPS harus bersih dan tidak menimbulkan dampak lingkungan," ucapnya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.