Tim Khusus Ambil Sampel Kali Cilemahabang

Selasa, 20 Jun 2023, 04:20 WIB

BEKASI - Untuk mengetahui polusi air Kali Cilemahabang tim khusus diturunkan untuk mengambil sampel air menindaklanjuti informasi dugaan pencemaran lingkungan aliran sungai tersebut. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Syafri Doni Sirait, mengatakan tim diterjunkan untuk menyelidiki dugaan tindak pencemaran yang berdampak aliran air berubah warna menjadi hitam dan bau.

"Kami sudah turunkan Tim Penegakan Hukum Terpadu untuk mencari tahu penyebab dan sumber pencemaran. Kami juga sudah mengambil sampel air," katanya di Cikarang, Senin. Ia menjelaskan berdasarkan hasil penelusuran sementara terdapat sejumlah indikasi yang menjadi biang pencemaran. Salah satunya aktivitas perusahaan pengumpul oli bekas.

Ket. Foto: Aliran air Sungai Cilemahabang yang melintasi permukiman warga di Desa Waluya, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat berubah warna menjadi hitam serta menimbulkan bau tidak sedap. — Sumber: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

Namun demikian, Syafri tidak ingin tergesa-gesa untuk menyimpulkan hasil penelusuran karena masih harus menunggu uji laboratorium sampel air yang telah diambil. "Kalau dilihat air memang hitam dan berbau, tetapi kami harus cek terlebih dulu zat yang terkandung dalam air," katanya.

Setelah mengetahui hasil uji laboratorium, dia segera menindaklanjuti dengan mencari sumber pencemaran hingga langkah berikutnya yang akan diambil pemerintah daerah. Dia memastikan penanganan terhadap kasus dugaan pencemaran sungai dilakukan pemerintah daerah secara tegas dan terukur guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi juga tengah menangani kasus dugaan pencemaran serupa aliran Kali Sadang, Kecamatan Cikarang Barat. "Kami juga sedang menyelidiki dugaan pencemaran air Sungai Sadang yang menyebabkan ribuan ikan mati mendadak belum lama ini," jelasnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Akhlak, Ilmu, dan Kesejahteraan Umat .

Gawat Teror Melanda Thailand Selatan! Puluhan Ledakan Terjadi Hanya dalam Sehari

Kegiatan melukis caping di Kota Solo

Kenapa Awan Makin Jarang Terlihat? BMKG Sebut Monsun Australia dan El Nino yang Jadi Penyebabnya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.