Pers Harus Utamakan Kepentingan Rakyat
Selasa, 20 Jun 2023, 01:25 WIBJAKARTA - Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu mengingatkan seluruh insan pers untuk menjalankan perannya sebagai alat demokrasi dengan mengutamakan kepentingan rakyat dalam pemberitaan mengenai Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
"Pers yang digunakan ini harusnya mampu memperlihatkan kepentingan segenap warga masyarakat, bukan partisan tertentu ataupun pemilih modal sehingga pemilu kita kondusif, jujur, dan adil," ujar Ninik saat memberikan sambutan dalam acara "Kick Off Workshop Peliputan Pemilu 2024" di Hall Dewan Pers, Jakarta, Senin (19/6).
Ninik juga mengingatkan langkah mengutamakan kepentingan rakyat itu dapat dilakukan oleh insan pers dengan memberikan informasi yang akurat, kredibel, dan mampu meningkatkan daya intelektual publik dalam berita yang disajikan.
Berikutnya, ia juga mengingatkan insan pers Indonesia agar dalam menyajikan berita tidak melebihkan ataupun mengurangi informasi yang dibutuhkan publik. Langkah tersebut, lanjut dia, diperlukan agar masyarakat mendapatkan edukasi yang cukup.
Sebelumnya, Ninik mengajak semua pihak, mulai dari partai politik (parpol), para pemangku kepentingan, dan masyarakat, hingga insan pers agar berkolaborasi dalam menyukseskan pelaksanaan Pemilu 2024.
"Dewan Pers sekali lagi ingin mengajak semua pihak, mari berkolaborasi, bekerja bersama, parpol, para pemangku kepentingan, masyarakat, insan pers, baik yang berbasis media maupun yang berbasis masyarakat untuk bersama-sama mendukung kesuksesan Pemilu 2024," ujar dia.
Menurut Ninik, seluruh elemen bangsa Indonesia menjadi bagian penting dalam mewujudkan ekosistem demokrasi yang lebih baik melalui penyelenggaraan Pemilu 2024 yang baik pula. "Oleh karena itu, satu dengan yang lainnya kami berharap bisa bersinergi sehingga kita bisa mewujudkan demokrasi yang kita harapkan," kata dia.
Dalam kesempatan yang sama, Ninik menyampaikan pula beberapa poin komitmen dari seruan pers sebagai kesepakatan dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2023 di Sumatera Utara pada 9 Februari 2023 lalu.
Salah satu komitmen itu adalah bahwa kejadian di Pemilu 2019 yang menyebabkan keterbelahan atau polarisasi bangsa tidak terjadi kembali. Kemudian, pers selalu berkomitmen memegang kode etik jurnalistik dalam bekerja.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.