Kurikulum Merdeka Ciptakan Kreativitas

Senin, 19 Jun 2023, 04:30 WIB

BANTEN - Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Banten, Afrizal Sihotang, menyatakan implementasi Kurikulum Merdeka mampu menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan.

"Kurikulum Merdeka telah menguatkan mutu pendidikan Indonesia karena memberikan kebebasan kepada guru untuk menerapkan pembelajaran yang lebih mendalam dan menyenangkan," katanya dalampress tourKemendikbudristek di Rangkasbitung, Banten, Minggu (18/6).

Ket. Foto: Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Banten Afrizal Sihotang (tengah) dalam Presstour Kemendikbudristek di Banten, Rabu (14/6). — Sumber: ANTARA/AstridFaidlatulHabibah

Afrizal mengatakan penerapan implementasi Kurikulum Merdeka di Provinsi Banten yang berpusat kepada siswa ini juga mengedepankan capaian pembelajaran melalui minat dan bakat.

Bentuk pendampingan implementasi Kurikulum Merdeka dilakukan BPMP, mulai dari peningkatan kompetensi guru sampai pendampingan pemanfaatan platform Merdeka Mengajar (PMM) melalui komunitas belajar di satuan pendidikan.

Salah satu sekolah yang mengimplementasikan Kurikulum Merdeka adalah SMKN 1 Rangkasbitung yang dampak positifnya dirasakan oleh Gusti Cikal Riyadi, siswa kelas X Jurusan Perfilman.

Cikal mengaku memilih bersekolah di SMKN 1 Rangkasbitung karena sekolah ini menerapkan Kurikulum Merdeka dan memiliki Jurusan Perfilman yang membuat belajarnya maksimal, karena banyak praktik dan berkolaborasi.

Terlebih lagi, sebagai siswa yang memiliki gaya belajar kinestetik, Cikal senang belajar di sekolah karena Kurikulum Merdeka menyelenggarakan pembelajaran berbasis proyek dan kolaborasi.

"Saya senang mengabadikan suatu momen, maka dari itu saya sering meminta proyek dokumentasi ke guru mulai dariweddingmaupun menjadi cameramanmovingdi berbagai acara," kata Cikal.

Mutu Guru

Selain berdampak positif kepada siswa, Kurikulum Merdeka juga berdampak pada guru di SMKN 1 Rangkasbitung yang kini menjadi lebih kreatif untuk membuat metode pembelajaran yang menarik bagi peserta didik.

"Di SMKN 1 Rangkasbitung guru terus berinovasi dalam pembelajaran kepada siswa. Banyak yang sudah menggunakan video untuk menyampaikan materi melalui TikTok maupun YouTube," kata Kepala SMKN 1 Rangkasbitung, Mukmin.

Salah satu guru yang aktif membuat video pembelajaran yang menarik adalah Deassy Ari Sandy, guru mata pelajaran editing dan Produk Kreatif dan Kewirausahaan (PKdK).

Ia bercerita karakter peserta didik sekarang justru senang dengan model pembelajaran melalui video, sehingga dirinya aktif membuat video menggunakan kamera dan diunggah di YouTube dan TikTok.
Video pembelajaran tersebut dijadikan sebagai bahan pengantar materi sehingga nantinya peserta mencari tahu sendiri dan dilanjutkan dengan diskusi.

Menurutnya, dengan konsep itu, pembelajaran dapat berjalan lebih efektif dibandingkan dengan konsep guru berceramah.

Redaktur: andes

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.