- Home
-
- Luar Negeri
-
- Korut Sebut Peluncuran Sat...
Korut Sebut Peluncuran Satelit yang Gagal 'Tak Dapat Diabaikan'
Senin, 19 Jun 2023, 11:56 WIBBEIJING - Korea Utara menilai upayanya yang gagal saat meluncurkan satelit mata-mata militer akhir bulan lalu sebagai kekurangan "paling serius" yang "tidak dapat diabaikan" dan berjanji akan berhasil menempatkannya ke luar angkasa segera, kata media pemerintah, Senin (19/6).
Kyodo News mengatakan, penilaian tersebut dibuat dalam pertemuan pleno tiga hari Komite Sentral Partai Buruh Korea yang diperpanjang hingga Minggu. Pertemuan tersebut juga menyerukan agar mempertahankan kebijakan negara dalam meningkatkan produksi senjata nuklir yang kuat, menurut Kantor Berita Pusat Korea resmi, KCNA.
Sebuah laporan tentang pertemuan penting yang dihadiri pemimpin Kim Jong Un, "mengkritik keras" para pejabat yang terlibat dalam peluncuran satelit yang gagal pada 31 Mei. Laporan itu mengatakan mereka "secara tidak bertanggung jawab melakukan persiapan" untuk peluncuran tersebut.
Para ilmuwan diinstruksikan untuk membuat analisis menyeluruh tentang penyebabnya dan melakukan peluncuran yang sukses "dalam rentang waktu singkat, dan dengan demikian membuat jalan pintas untuk meningkatkan" kemampuan intelijen pengintaian militer negara, kata KCNA.
Pertemuan itu menekankan, pengembangan satelit pengintaian militer "sangat penting" dalam membuat "persiapan penuh untuk pertempuran" di antara lima poin tujuan utama yang ditetapkan dalam rencana pertahanan nasional lima tahun mulai 2021.
Biro Politik Komite Pusat partai juga meminta "bidang pertahanan nasional untuk secara konsisten mematuhi orientasi pengembangan senjata nuklir" dan memperkuat kekuatan nuklir, kata kantor berita itu.
Mengacu pada Amerika Serikat dan Korea Selatan, laporan itu mencatat "situasi keamanan yang sangat memburuk" di Semenanjung Korea karena "gerakan perang yang sembrono dari pasukan musuh" dan menyerukan tanggapan cepat.
Biro Politik mengakui "penanggulangan ofensif harus selalu diambil dengan paksa tanpa penundaan terhadap peningkatan ketegangan militer yang disengaja dan tidak terselubung oleh musuh" dan pertemuan pleno "dengan suara bulat menyetujui rencana konkret dan cara penanggulangan," kata KCNA tanpa menjelaskan lebih lanjut.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Korea Utara Uji Rudal Jelajah Baru
-
Hati-hati, Obat Keras Berikut Tak Boleh Dijual Bebas karena Bisa Menimbulkan Tremor
-
Peningkatan Jumlah Penumpang saat Momen Libur Lebaran Menandakan LRT Sumsel Semakin Diminati
-
Korut Kecam Dokumen Diplomatik Tahunan Jepang
-
Seoul: Korea Utara Menembakkan Rudal Balistik ke Laut Kuning
-
Korsel Masih Mampu Tangkal Ancaman Korut
-
Sebagian Pemudik Pilih Pulang Kampung Seusai Lebaran, Ini Alasannya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.