Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkominfo Gelar Nonton Bareng Peluncuran SATRIA-1 di Skyworld

📅 Senin, 19 Jun 2023, 08:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenkominfo Gelar Nonton Bareng Peluncuran SATRIA-1 di Skyworld Doc: ANTARA/Fathur Rochman
Ket. Suasana nonton bareng peluncuran Satelit Republik Indonesia 1 (SATRIA-1) yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika di Skyworld, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Senin (19/6/2023).

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) peluncuran Satelit Republik Indonesia 1 (SATRIA-1) yang dipusatkan di Skyworld, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Senin (19/6).

Selain itu, kegiatan nonton bareng juga digelar secara serentak di 10 kota yang merupakan lokasi stasiun bumi (gateway) SATRIA-1, yakni di Batam, Banjarmasin, Tarakan, Pontianak, Kupang, Ambon, Manado, Manokwari, Timika, dan Jayapura.

Kegiatan nonton bareng di Skyworld, TMII, dihadiri perwakilan pejabat Kemenkominfo, BAKTI Kominfo, PT Satelit Nusantara III, serta siswa siswi SMA Matahari, SMA 64 Jakarta, dan SMA 48 Jakarta.

Sementara di 10 kota stasiun bumi, kegiatan nonton bareng dihadiri oleh pejabat Dinas Kementerian komunikasi dan Informatika, jajaran TNI/Polri, serta perwakilan siswa-siswi SMA di wilayah tersebut.

Peluncuran SATRIA-1 dilakukan di Cape Canaveral Space Lauch Complex 40 (SLC 40), Florida, Amerika Serikat, tepat pukul 18.21 waktu setempat atau 05.21 WIB.

Riuh tepuk tangan menyeruak di dalam ruangan planetarium Skyworld seiring dengan mengudaranya satelit terbesar di Asia tersebut.

Kegiatan nonton bareng peluncuran SATRIA-1 berlangsung sekitar 37 menit, ditutup dengan lepasnya mesin yang mengantar SATRIA-1 mengudara di angkasa.

Setelah berhasil meluncur, nantinya satelit yang disiapkan untuk menghadirkan internet bagi masyarakat Indonesia di wilayah terdepan, tertinggal, terluar (3T) itu akan mengisi orbit di 146 Bujur Timur (BT).

Setelah berada di 146 derajat BT, PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) bersama Thales Alenia Space (TAS) akan melakukan In-Orbit Testing untuk memastikan perangkat Satelit Satria berfungsi dengan normal pascapeluncuran.

Tahap ini diperkirakan memakan waktu tiga minggu. Tahapan selanjutnya, PSN menjalankan In-Orbit Acceptance Review (IOAR). Peninjauan IOAR akan dilaksanakan pada pekan pertama Desember 2023.

SATRIA-1 merupakan satelit internet pertama yang dimiliki Pemerintah Indonesia dan disiapkan untuk fasilitas-fasilitas publik di wilayah terdepan, tertinggal, terluar (3T).

Berdasarkan studi terbaru BAKTI Kemenkominfo pada 2023, SATRIA-1 dengan kapasitas 150 Gbps akan menghadirkan layanan internet di 50.000 titik fasilitas publik.

Kecepatan internet di setiap titik layanan publik itu diproyeksikan mencapai 4 Mbps, kecepatan tersebut naik dari perhitungan awal di 2018 saat proyek SATRIA-1 dirintis yang mengusung kecepatan 1 Mbps untuk setiap titiknya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

26 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Daerah
Anggaran PUPR Karawang Masi...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.