BNPT Ajak Generasi Muda Sebarkan Pesan Damai
Sabtu, 17 Jun 2023, 01:35 WIBSEMARANG - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengajak generasi muda Indonesia untuk menjadi agen perdamaian dengan menyebarkan pesan-pesan damai untuk menangkal propaganda radikalisme yang kian masif di dunia maya.
Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT Mayjen TNI Nisan Setiadi, menyebut propaganda radikalisme sekarang ini memanfaatkan internet. "Salah satu keresahan dari derasnya arus informasi dan teknologi melalui dunia maya adalah pemanfaatan internet oleh kelompok radikal terorisme dalam melakukan propaganda," kata Nisan pada kegiatan Pengukuhan Duta Damai Santri Jawa Tengah dan Regenerasi Duta Damai Regional Jawa Tengah di Semarang, kemarin.
Karena itu, kata dia, strategi menangkal propaganda radikalisme di dunia maya harus sejalan dengan kemampuan kelompok teroris dalam memanfaatkan jaringan internet sebagai alat mempromosikan paham kekerasan.
"Mereka (kelompok teroris) menyiapkan berbagai konten di dunia maya yang mampu menarik minat orang dewasa, remaja, bahkan anak usia dini," katanya.
Dalam melawan propaganda radikalisme dan terorisme, kata dia, membutuhkan kalangan generasi yang cerdas teknologi, visioner, kreatif, inovatif dan cerdas dalam membuat konten di dunia maya. "Dengan adanya kegiatan pembentukan Duta Damai Dunia Maya dan Duta Damai Santri di Provinsi Jateng, saya berharap generasi muda, khususnya di Jateng bisa menjadi agen perdamaian yang bisa menyebarkan pesan perdamaian di dunia maya," harapnya.
Duta Damai Provinsi Jawa Tengah yang dikukuhkan itu, kata dia, merupakan mitra BNPT dan Pemerintah Daerah dalam kampanye perdamaian di daerah melalui kegiatan offline dan online. "Di sinilah BNPT membentuk Duta Damai Santri dan Duta Damai Dunia Maya Jawa Tengah yang dapat memberikan narasi tanding yang lebih kreatif dan bisa mempengaruhi generasi muda," lanjutnya.
Perpaduan antara Duta Damai Santri dan Duta Damai Dunia Maya, kata dia, diharapkan menjadi agen penyebar konten positif dan pesan damai di dunia maya, sekaligus siap secara aktif untuk melakukan kontra narasi dalam rangka menangkal konten kekerasan, paham radikalisme, dan terorisme.
"Nantinya diharapkan di Jateng ini akan ada suatu kontra narasi, kontra ideologi, kontra propaganda dari Duta Damai Santri dan Duta Damai Dunia Maya," kata Nisan.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pesta Ulang Tahun ke-18 Picu Kontroversi, Lamine Yamal Terancam Diinvestigasi oleh ADEE Spanyol
-
TMMD ke-126: TNI dan Pemda Bersatu Bangun Desa, Sejahterakan Rakyat
-
Anak Perlu Terus Dilindungi dari Radikalisme
-
Disbudpar Cianjur Pastikan Tidak Ada Tiket Masuk Kawasan Cibodas
-
OJK Luncurkan Database Agen dan Polis, Perkuat Kepercayaan Industri Asuransi
-
Waspada! Komdigi Peringatkan Radikalisme Menyusup dalam Games, Menyebar Lewat Interaksi di Fitur Sosial
-
TNI Akan Bangun Batalyon Teritorial di Halmahera Timur
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.