Antisipasi Polusi, Masyarakat Perlu Tingkatkan Kesadaran Kualitas Udara Demi Kesehatan
Sabtu, 10 Jun 2023, 00:14 WIBJakarta - Antisipasi polusi. Komunitas Bicara Udara menilai masyarakat perlu meningkatkan kesadaran kualitas udara demi menjaga kesehatan dalam menghadapi tantangan polusi udara.
"Dengan meningkatkan kesadaran dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat, diharapkan masyarakat dapat melindungi diri sendiri dan menjaga kesehatan mereka dalam menghadapi tantangan polusi udara," ujar Co-Founder Bicara Udara, Novita Natalia dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Ia mengemukakan menggunakan masker saat berada di luar ruangan yang berpotensi terpapar polusi udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan yang tidak penting, serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar adalah beberapa langkah yang dapat diambil untuk melindungi kesehatan individu dan keluarga.
Ia memaparkan data dari indeks kualitas udara (AQI) dan polusi udara PM2.5 di beberapa kota di Indonesia telah mencapai tingkat yang sangat buruk dalam beberapa waktu belakangan.
Berdasarkan data dari IQAir, kualitas udara di Jakarta menjadi yang terburuk ketiga di dunia pada Selasa (6/6/2023) pukul 09.40 WIB. Indeks kualitas udara di Jakarta berada di angka 152 dengan polutan utamanya yakni PM 2,5 dan nilai konsentrasi 57 µg/m³ (mikrogram per meter kubik).
Di tengah kondisi itu, ia meminta pemerintah untuk mengambil tindakan dengan mengeluarkan peringatan resmi kepada masyarakat mengingat polusi udara yang tinggi dapat berdampak serius pada kesehatan manusia.
Ia mengatakan partikel berbahaya dan bahan kimia dalam udara dapat menyebabkan gangguan pernapasan, penyakit jantung, dan masalah kesehatan lainnya.
"Kualitas udara yang buruk di beberapa kota kita saat ini merupakan ancaman serius bagi kesehatan masyarakat. Kami mendorong pemerintah untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam memberikan peringatan kepada masyarakat terkait polusi udara yang tinggi," tuturnya.
Menurutnya, peringatan ini akan membantu masyarakat dalam mengambil tindakan pencegahan yang tepat untuk melindungi kesehatannya.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan RI bersama komunitas dan lintas sektor terkait menyusun upaya pencegahan polusi udara perkotaan di Indonesia guna menekan laju kasus penyakit pernapasan.
"Upaya yang dilakukan dengan melibatkan lintas sektor, karena ini permasalahan lingkungan dan kita ada di dalamnya. Permasalahan ini harus diatasi bersama-sama," kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI Siti Nadia Tarmizi.
Nadia mengatakan upaya yang kini ditempuh pemerintah dalam penyediaan udara bersih dan bebas polusi dilakukan dengan mendorong upaya promotif dan preventif guna mencegah masyarakat mengalami dampak buruk kesehatan dari polusi udara.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Perut Anda Buncit? Jalan Kaki 10 Menit Sehabis Makan Solusinya!
-
Kemenpar Targetkan 19,1 Juta Wisman Kunjungi Indonesia pada 2027
-
Wajib Tahu! Kurang Tidur di Usia 40-an dan 50-an Bisa Meningkatkan Risiko Alzheimer di Kemudian Hari
-
Apa Itu "Tai Chi Walking", Apa Manfaatnya Bagi Tubuh?
-
OpenAI Rilis Fitur Health di ChatGPT, Terhubung ke Apple Health dan Rekam Medis
-
Puluhan Warga Terjaring Razia Busana Ketat di Aceh Barat
-
Yura Yunita Hadirkan Series “Main ke Rumah”
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.