Kurikulum Merdeka Sesuai Karakteristik Tiap Sekolah

Rabu, 07 Jun 2023, 01:05 WIB

JAKARTA - Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Anindito Aditomo, memastikan Kurikulum Merdeka sesuai karakteristik tiap sekolah. Menurutnya, implementasi Kurikulum Merdeka lebih fleksibel bagi sekolah.

"Lebih fleksibelnya implementasi kurikulum merdeka sehingga kurikulum ini dapat digunakan oleh sekolah di Gresik sesuai karakteristiknya," ujar Nino dalam Sosialisasi Kurikulum Merdeka, di Jakarta, Selasa (6/6).

Ket. Foto: Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Anindito Aditomo (kiri), dalam Sosialisasi Kurikulum Merdeka, di Jakarta, Selasa (6/6). — Sumber: istimewa

Dia menuturkan kurikulum merupakan salah satu alat penting dalam mendukung guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Implementasi Kurikulum Merdeka bersifat sukarela dengan jumlah sekolah yang telah mengimplementasikan sebanyak 156 ribu per Februari 2023 sejak diluncurkan pada tahun 2022.

Anindito menambahkan, pihaknya terus mendorong dan memastikan semua guru untuk memahami substansi Kurikulum Merdeka dengan tepat. Kurikulum Merdeka memberikan otonomi bagi guru merancang jenis kurikulum yang tepat.

"Kurikulum Merdeka memberikan otonomi kepada guru untuk merancang jenis kurikulum yang tepat untuk disampaikan ke siswa," tandasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi X DPR RI, Zainuddin Maliki, mengatakan Kurikulum Merdeka sesuai filosofi pendidikan guna menciptakan generasi penerus yang berkarakter. Menurutnya, kurikulum tersebut sesuai dengan komitmen pemerintah untuk memperkuat kompetensi dan kapabilitas guru di Indonesia.

"Lewat guru yang otentik dan siswa yang memiliki karakter sejalan dengan IKM, kiranya dapat memberikan kontribusi positif ke dunia pendidikan di Indonesia," katanya.

Tantangan Tersendiri

Guru kelas 4, Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 1 GKB Gresik, Muhammad Fani Hidayatulloh, menyebut pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka merupakan tantangan tersendiri. Salah satunya terkait jumlah maksimal siswa dalam pedoman implementasi Kurikulum Merdeka.

"Jumlah siswa yang ada di kelas kami ada 32 hingga 34 anak. Sedangkan jumlah maksimal siswa menurut pedoman implementasi Kurikulum Merdeka yaitu 28 siswa, sehingga kami terkendala dalam memantau siswa," terangnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Hariyanto, mengungkapkan pihaknya mendukung adanya Kurikulum Merdeka. Pada Tahun Ajaran 2023/2024 kurang lebih 600 sekolah jenjang pendidikan dasar dan menengah di Kabupaten Gresik sudah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka.

"Di dalamnya termasuk 140 yang menjadi Sekolah Penggerak siap mengimplementasikan Kurikulum Merdeka," jelasnya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Muhamad Ma'rup

Berita Terbaru

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.