Petenis Belarus Harus Hadapi Lawan dari Ukraina
Senin, 05 Jun 2023, 14:21 WIBPARIS - Pertarungan "politis" di Roland Garros tak terhindarkan lagi. Aryna Sabalenka mengalahkan Sloane Stephens 7-6 (7/5), 6-4, Minggu, untuk mencapai perempat final pertama kalinya. Unggulan kedua asal Belarus, yang sebelumnya tidak pernah berhasil melewati pekan pertama di Roland Garros itu, akan menghadapi petenis Ukraina Elina Svitolina. Duel "politik" ini akan memperebutkan satu tempat di empat besar. Belarus adalah pendukung utama Russia yang tengah memerangi Ukraina.
Ini akan menjadi pertemuan ketiga antara keduanya tetapi yang pertama sejak invasi Rusia ke Ukraina tahun lalu, di mana Belarus adalah sekutu militer Moskow. Svitolina telah melawan dua petenis Rusia sejauh ini di turnamen tersebut dan menolak untuk berjabat tangan dengan lawannya sebagai protes atas perang tersebut.
Sabalenka mengalahkan rekan senegara Svitolina dari Ukraina Marta Kostyuk di babak pembuka. Keputusan Kostyuk juga untuk tidak berjabat tangan dengan Sabalenka membuatnya mendapat cemoohan dan ejekan dari penonton Paris. Kostyuk mengatakan penonton yang mencemoohnya seharusnya "malu."
Setelah mengalahkan Stephens, panitia penyelenggara mengumumkan bahwa untuk dua pertandingan berturut-turut Sabalenka tidak akan hadir pada konferensi pers pasca pertandingan. Dia absen dalam konferensi pers terjadwal pada Jumat setelah mengalahkan Kamilla Rakhimova di babak ketiga.
Dia mengaku "tidak merasa aman" ketika sebelumnya ditanya tentang perang di Ukraina dan hubungannya dengan presiden Belarus Alexander Lukashenko. Sementara itu, Svitolina, yang memainkan Grand Slam pertamanya setelah menjadi seorang ibu, mencapai perempat final untuk keempat kalinya.
Petenis Ukraina itu mengalahkan Daria Kasatkina 6-4, 7-6 (7/5) untuk kemenangan ketujuh dalam tujuh pertemuan melawan petenis Rusia yang merupakan semifinalis tahun lalu itu. Meski tidak berjabat tangan, Kasatkina tetap memberikan acungan jempol kepada rivalnya tersebut.
Svitolina mengatakan bahwa dia tetap tidak akan menjabat tangan Sabalenka saat mereka bertemu pada hari Selasa. "Saya telah memainkan dua pertandingan terakhir melawan petenis Rusia sehingga tidak akan berubah, semuanya akan sama," kata Svitolina. "Jadi saya sudah terbiasa sekarang, itu akan sama," tambahnya.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Jannik Sinner Siap Catatkan Career Grand Slam di Roland Garros
-
Update Aceh Tamiang: Pengungsi Tinggal 1 Persen, Pemerintah Targetkan Huntara Beres Pekan Depan
-
Basket NBA: Brown dan Tatum Antar Celtics Hancurkan Bucks, Rookie Mavs Flagg Cetak 51 Poin
-
Libur Lebaran Bikin Bandung Kebanjiran Duit, Perputaran Wisata Tembus Rp31,6 Miliar
-
Komandan Lanud Sjamsudin Noor Lepas Personel Terbaik yang Mengakhiri Tugas dengan Kehormatan
-
Djokovic Tersingkir dari Roland Garros Usai Kalah dari Petenis Remaja Joao Foseca
-
HNW Ingatkan Agar Presiden Prabowo Tetap Berada di Koridor Konstitusi Jika Mediasi Penghentian Perang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.