Kremlin Larang Jurnalis Barat Meliput Forum 'Davos Rusia'

Senin, 05 Jun 2023, 15:14 WIB

MOSKOW - Rusia melarang media dari negara-negara yang "tidak ramah" yang akan meliput pertemuan tahunan Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF), kata Kremlin pada Sabtu (3/6).

"Telah diputuskan untuk tidak memberikan akreditasi kepada outlet media dari negara-negara yang tidak ramah ke SPIEF kali ini," kata Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada kantor berita TASS yang dikutip RT.

Ket. Foto: Wartawan di Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg, 2022. — Sumber: RT/Sputnik/Grigory Sysoyev

"Minat terhadap SPIEF selalu besar, sehingga jurnalis lain akan bekerja di acara tersebut," kata Peskov.

Menurut Reuters, kantornya di Moskow diberitahu oleh penyelenggara pada hari Jumat bahwa akreditasinya telah dicabut.

Moskow mulai secara resmi menunjuk negara asing sebagai "negara yang tidak bersahabat" pada 2021, mengutip kebijakan yang bermusuhan seperti sanksi dan pengusiran diplomat Rusia.Daftar tersebut saat ini berisi mayoritas negara Barat, termasuk AS, Kanada, dan Inggris, serta semua anggota Uni Eropa.

Undang-undang tentang "negara-negara yang tidak bersahabat" memungkinkan pemerintah membatasi aktivitas entitas dan individu dari negara-negara yang masuk daftar hitam di Rusia.

Dijuluki 'Davos Rusia' oleh media asing, SPIEF adalah salah satu acara utama Rusia yang bertujuan membina hubungan perdagangan dengan perusahaan dari seluruh dunia.

Forum tersebut secara rutin dihadiri oleh para kepala negara dan pejabat tinggi lainnya dari Rusia dan luar negeri, serta para eksekutif bisnis.Presiden Vladimir Putin sering menyampaikan pidato di forum tersebut.

Lebih dari 4.000 jurnalis dari sekitar 30 negara diakreditasi ke forum tersebut tahun lalu, menurut penyelenggara.Acara tahun ini akan berlangsung pada 14-17 Juni.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.