Mantap, 89 Karyawan Perusahaan Ini Dikirim Belajar ke Universitas Top 50 Dunia

Minggu, 28 Mei 2023, 17:42 WIB

Jakarta - Mantap, BUMN yang bergerak di bidang jasa layanan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan jaringan telekomunikasi, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) tercatat mengirim 89 karyawan ke universitas top 50 kelas dunia, termasuk di Amerika Serikat, seperti Cornell University, University of Pennsylvania, UC Berkeley, dan New York University.

Beberapa lainnya juga berhasil diterima di universitas terbaik di Inggris, seperti University of Oxford, University College London, The University of Manchester, atau The University of Edinburgh.

"Belajar di universitas kelas dunia dapat memberi staf kami keterampilan dan kualifikasi tambahan yang diperlukan dalam pekerjaan," kata Scholarship Program Manager PT Telkom IndonesiaYuannita Sari dalam siaran pers di Jakarta, Minggu.

Yuannitamengatakan program-program akademik yang intensif dan terfokus akan membantu karyawan memperdalam pemahaman tentang bidang yang spesifik dan mengembangkan keterampilan yang relevan. Hal ini dapat meningkatkan kualitas kinerja staf dan memberikan kontribusi positif pada kemajuan perusahaan dan manfaat bagi bangsa Indonesia.

Untuk membantu dalam proses aplikasi, Telkom juga menunjuk perusahaan konsultan pendidikan tinggi, CrimsonEducation,guna membimbing para karyawan PT Telkom untuk mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan di luar negeri.

"Dukungan yang diberikan Crimson Education meliputi pembuatan profil, penyelenggaraan workshop terkait persiapan admisi, mulai dari penyusunanstatement, simulasi wawancara serta konsultasi 1 on 1 dengan Crimson Education strategist yang memiliki latar belakang dari universitas terkemuka di dunia," kata Yuannita.

Marketing and Strategic Partnership DirectorIndonesia at Crimson EducationVanya Sunantomenambahkan bahwa ada beberapa alasan mengapa perusahaan mengirim staf mereka belajar di universitas kelas dunia.

"Pertama, agar para staf mendapatkan keterampilan dan pengetahuan yang mendalam. Universitas kelas dunia menawarkan program akademik yang brilian dan berfokus pada bidang-bidang tertentu," katanya.

Vanyamemastikan staf yang terlatih dengan baik, setelah memperoleh pendidikan yang memadai, dapat memberikan kontribusi lebih besar dan memberi hasil yang lebih baik bagi perusahaan.

Kedua, inovasi dan keunggulan kompetitif. Dengan memperkenalkan staf pada lingkungan akademik yang berorientasi pada penemuan baru, perusahaan dapat mendorong kreativitas, pemikiran inovatif, dan penemuan baru di dunia kerja. Hal ini memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan dalam industri yang terus berubah dan berkembang pesat.

Ketiga, mengirim staf ke universitas kelas dunia memberi kesempatan untuk menjalin hubungan yang bermanfaat, memperluas jaringan kontak, dan memanfaatkan kesempatan kolaborasi dengan para ahli dan pemimpin di berbagai bidang dari seluruh dunia.

Keempat, mengikuti program di universitas kelas dunia memberikan pengalaman belajar dari para ahli terbaik di bidang mereka, terlibat dalam proyek-proyek penelitian yang menantang, dan mendapatkan wawasan yang berharga. Hal ini dapat meningkatkan kualifikasi dan nilai individu, serta membantu dalam kemajuan karier di masa depan.

Kelima, meningkatkan citra perusahaan. Perusahaan yang mengirim staf untuk belajar di universitas kelas dunia dapat meningkatkan citra dan reputasinya. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap pengembangan karyawan dan keunggulan dalam bidang kerjanya.

Citra yang baik dapat membantu perusahaan dalam menarik bakat terbaik, membangun hubungan dengan mitra bisnis, dan mendapatkan kepercayaan dari pelanggan danstakeholderslainnya.

Setiap tahun, universitas-universitas unggulan di AS dan Inggris menerima ribuan aplikasi dari siswa-siswi berprestasi seluruh dunia, tetapi hanya sebagian kecil yang diterima. Universitas akan menilai calon mahasiswa secara holistik, sehingga mereka mendapatkan mahasiswa terbaik yang akan membawa obor pengetahuan ini ke negerinya masing-masing.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.