Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Atasi Macet Puncak, Akan Digunakan Kereta Gantung

📅 Kamis, 25 Mei 2023, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Atasi Macet Puncak, Akan Digunakan Kereta Gantung Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Kepala Badan Kebijakan Transportasi (Baketrans) Kemenhub Gunung Hutapea.

BOGOR - Untuk mengatasi kemacetan jalur Puncak Kementerian Perhubungan tengah mengkaji pembangunankereta gantung. Menurut Kepala Badan Kebijakan Transportasi Kemenhub, Gunung Hutapea, Rabu (24/5), sebelumnya kemenhub sudah melakukan sejumlah kajian terkait solusi mengatasi macet di jalur Puncak.

"Kami berkoordinasi dengan kementerian lain termasuk Komisi V DPR untuk menyampaikan solusi kemacetan jalur Puncak. Kereta gantung menjadi salah satu solusi yang sudah kami sampaikan dan mendapat respons cukup baik," katanya.

Kajian tersebut, ungkap Gunung, akan lebih dimatangkan bersama Kementerian PUPR dan Kementerian Keuangan terkait anggaran yang dibutuhkan untuk membangun kereta gantung. Sedangkan lokasi kereta gantung berada di wilayah Bogor dan Cianjur.

Tidak hanya kereta gantung, dia juga mengajukan solusi lain untuk mengatasi macet jalur Puncak seperti pelebaran jalan, penataan simpang, membangun jalan bebas hambatan (tol) Jagorawi-Caringin tembus Gunung Mas.

Menurutnya, Cianjur merupakan salah satu pusat perekonomian Jawa Barat yang banyak dikunjungi terutama wisatawan dari Jabodetabek. Sebab banyak destinasi wisata di dalamnya, sehingga solusi macet kawasan Cianjur harus segera diputuskan. Sejumlah usulan tersebut, tutur Gunung, sudah dilakukan kajian transportasi dari bidang sarana, prasarana dan keselamatan.

Dia akan berkolaborasi dengan sejumlah pemangku kepentingan dan memberi rekomendasi ke Menteri Perhubungan untuk mengoptimalkan lalu lintas jalur Puncak. "Saat ini yang akan dievaluasi adalah jalur mulai Bogor sampai Puncak-Cianjur," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

49 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

52 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.