Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkatkan Kesejahteraan, Perajin Keray Pelapah Sawit di Lebak Tumbuhkan Ekonomi Warga

📅 Minggu, 21 Mei 2023, 06:09 WIB | Oleh: Tim Penulis

Saat ini, dirinya bisa menjual lima lembar keray dengan menghasilkan pendapatan Rp175 ribu/hari.

"Kami bersama isteri setiap hari memproduksi kerajinan keray,"katanya menjelaskan.

Ia menyebutkan Kampung Cihiyang Desa Rangkasbitung Timur Kabupaten Lebak dengan penduduk 130 kepala keluarga sekitar 80 persen perajin keray.

Mereka mengandalkan pendapatan ekonomi dari kerajinan keray, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga.

"Semua anak-anak muda di sini juga ibu-ibu memproduksi keray untuk membantu ekonomi keluarga,"kata Anda.

Toto (50) seorang penampung krey warga Rangkasbitung Kabupaten Lebak mengaku dirinya pekan ini memasarkan ke wilayah Tangerang dan Bogor sebanyak 30 ribu lembar keray.

Sedangkan, pekan depanya lagi ke Serang dan Cilegon sebanyak 20 ribu lembar keray.

Pengiriman produksi keray itu, karena sudah memiliki pelanggan tetap yakni pedagang pengecer.

"Semua produk keray itu ditampung dari perajin Lebak dan dijual Rp40 ribu/lembar,"katanya menjelaskan.

Sementara itu, Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak Abdul Waseh mengatakan, sebelumnya usaha kerajinan keray sawit yang berkembang itu bagian rintisan pengembangan ekonomi lokal dengan melakukan pembinaan dan pelatihan ketrampilan.

Mereka dibina dan dilakukan pelatihan keray sawit karena potensi bahan baku terdapat bagi masyarakat yang tinggal di sekitar perkebunan kelapa sawit.

Masyarakat yang tinggal di sekitar perkebunan kelapa sawit tersebar di Kecamatan Rangkasbitung, Cimarga, Kalanganyar, Leuwidamar dan Cileles.

Saat ini, perajin keray sawit yang tergabung paguyuban tercatat 450 orang perajin dan tersebar di Desa Rangkasbitung Timur dan Pasir Tanjung Kabupaten Lebak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.