- Home
-
- Luar Negeri
-
- Tiongkok Akan Membangun Po...
Tiongkok Akan Membangun Populasi yang Lebih Berkualitas
Rabu, 17 Mei 2023, 00:17 WIBHONG KONG - Tiongkok pada Selasa (16/5) dilaporkan oleh People's Daily, akan fokus pada pendidikan, sains, dan teknologi untuk mengembangkan populasi yang berketerampilan lebih baik. Negara akan mengupayakan tingkat "kesuburan sedang" untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
Dikutip dari The Straits Times, Presiden Tiongkok, Xi Jinping, baru-baru ini menghadiri pertemuan yang berkaitan dengan perkembangan populasi. Surat kabar itu menggambarkan perkembangan populasi sebagai peristiwa besar yang terkait dengan "peremajaan besar" Tiongkok.
Prihatin dengan penurunan populasi pertama Tiongkokdalam enam dekade pada tahun 2022 dan penuaannya yang cepat, pemerintah segera memulai langkah-langkah untuk menaikkan angka kelahiran negara itu, termasuk insentif keuangan dan meningkatkan fasilitas penitipan anak.
"Tiongkokakan menggandakan jumlah pusat pengasuhan anak pada tahun 2025," kata stasiun televisi CCTV yang menyiarkan tajuk utama "Tidak lagi sulit untuk merawat bayi".
"Jumlah pengasuh per 1.000 orang akan meningkat menjadi 4,5 pada 2025 dari 2,5 pada 2022," tambahnya.
Banyak wanita Tionghoa enggan memiliki lebih dari satu atau bahkan satu anak pun karena tingginya biaya mengasuh anak dan karena kurangnya porsi mengasu anak membuat orang tua seringkali harus melepaskan pekerjaan.
Diskriminasi gender dan pemikiran tradisional yang menempatkan beban mengasuh anak sebagian besar pada perempuan masih tersebar luas di seluruh negeri.
Pihak berwenang dalam beberapa bulan terakhir meningkatkan retorika tentang berbagi tugas mengasuh anak, tetapi cuti paternitas masih terbatas di sebagian besar provinsi.
Membuka layanan kesuburan untuk wanita yang belum menikah dapat membantu meningkatkan tingkat kesuburan negara, penasihat politik pemerintah mengusulkan pada Maret.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Xi: Warisan Jiang Zemin jadi Arah Perjalanan Baru Tiongkok yang Berkesinambungan
-
Kanada Dituding Bantu Tiongkok Hindari Tarif AS
-
Sabalenka Mengejar Kebangkitan di Toronto
-
Respon Gempa 7,7 M NTT, Dompet Dhuafa Kirim Relawan dan Dirikan Posko Darurat
-
Nagasaki Peringati 81 Tahun Peristiwa Bom Atom AS di Tengah Gejolak Geopolitik Global
-
Singapura Gandeng Tiongkok Perkuat Teknologi Nuklir
-
Kematian Arsitek Ekonomi Zhu Rongji Membuka Fase 'Superpolitik' Tiongkok
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.