Semangka, Buah Favorit di Cuaca Panas, Sehatkah bagi Tubuh?
Minggu, 14 Mei 2023, 15:00 WIBSemangka menawarkan lebih dari sekadar makanan musim panas yang lezat. Mengandung air lebih dari 90 persen, buah ini juga sangat menghidrasi dan sarat dengan elektrolit untuk membantu mengisi ulang cairan setelah berolahraga pagi atau sore hari.
Buah ini penuh dengan nutrisi, bahkan bisa menjadi camilan pendamping yang sehat bagi siapa saja yang ingin menurunkan berat badan.
Mengutip USA Today, semangka memiliki sejumlah manfaat kesehatan termasuk melindungi sendi dari peradangan, memperbaiki kondisi pencernaan, dan lebih kaya lycopene daripada buah lainnya. Lycopene adalah antioksidan penting yang dikaitkan dengan penurunan risiko kanker dan penyakit jantung.
Buah ini juga sumber beta-karoten yang bagus, berfungsi melindungi tubuh dari molekul perusak yang disebut radikal bebas. "Semangka juga tinggi serat, vitamin, mineral, dan fitokimia yang menyehatkan," kata Carol Johnston, seorang profesor nutrisi di Arizona State University.
Fitokimia memperkuat sistem kekebalan tubuh dan membantu mencegah kerusakan DNA.
Karen Collins, ahli diet dan penasihat nutrisi di American Institute for Cancer Research, mengatakan, semangka merupakan sumber vitamin A, vitamin C, dan "membantu meningkatkan konsumsi potasium dan magnesium - mineral yang berkontribusi pada tekanan darah yang sehat ".
Mengandung Banyak Gula?
Sementara menurut Johnston, semangka bisa memuaskan para penyuka manis. Semangka memiliki lebih sedikit gula daripada buah populer lainnya. Mangga, anggur, ceri, dan pir, semuanya mengandung lebih banyak gula daripada semangka. Tapi semangka masih memiliki sekitar 17 gram per irisan, jadi sebaiknya jangan terlalu banyak.
Meskipun sering dimakan per irisan, "rasa manis alami" buah ini juga menjadikannya pilihan yang baik untuk dicampur dengan buah dan sayuran lain dan dapat "menjaga salad tetap sehat dan tidak membosankan," kata Collins.
Sehatkah Dikonsumsi Setiap Hari?
Karena banyak manfaat kesehatannya, Collins mengatakan "ukuran porsi standar yang ditetapkan oleh Dinas Pertanian AS (USDA) adalah dua kali lebih besar daripada buah lainnya." Tidak apa-apa makan secukupnya setiap hari jika buah sedang musim, katanya.
Tara Schmidt, ahli diet dari Klinik Diet Mayo menggemakan nasihat serupa: "Makan makanan apa pun terlalu banyak mungkin saja, tetapi sering kali kita menganggap mengonsumsi buah-buahan 'tidak terbatas' karena lebih dari 80 persen orang Amerika mengonsumsi pola diet rendah lemak, buah-buahan, dan sayuran."
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit memperingatkan bahwa hanya 1 dari 10 orang dewasa yang mendapatkan cukup buah dan sayuran.
Dengan kata lain, mengonsumsi terlalu banyak buah lebih disukai daripada makan terlalu sedikit. Meski begitu, Collins menyarankan untuk mengonsumsi makanan lain selain semangka.
"Mencoba untuk mengisi apa pun kecuali semangkuk semangka tidak menyisakan ruang untuk makanan lain yang memberi nutrisi yang Anda butuhkan untuk kesehatan secara keseluruhan," katanya member saran.
"Tapi semangka bisa menjadi pasangan yang hebat dalam membentuk kebiasaan makan dan membantu menjaga berat badan tetap sehat."
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas ditahan KPK
-
Menperin Dorong Investasi demi Perkuat Struktur Industri Nasional
-
Indonesia Great Sale 2025 Momentum Gerakkan Wisata Belanja di Indonesia
-
Waspada Cuaca Panas Jakarta: Dinkes DKI Peringatkan Risiko Dehidrasi Hingga Heatstroke
-
Prabowo Fokus Bahas Kerja Sama Strategis di Bidang Ekonomi dengan AS
-
JIS Jadi Venue Konser Avenged Sevenfold di Jakarta, Ini Alasannya
-
Gubernur Jakarta Memperpanjang PJJ hingga 1 Februari, Lah….kan Minggu, Pak
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.