Perkuat Upaya Atasi Kekerdilan Anak, BKKBN: Pendataan Keluarga Hal Krusial Guna Perkuat Basis Data Stunting
Minggu, 14 Mei 2023, 00:49 WIBJakarta - Perkuat upaya atasi kekerdilan anak. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyatakan, Pendataan Keluarga (PK) menjadi hal yang sangat krusial dalam memperkuat basis data guna mempercepat penurunan angka stunting.
"Pemutakhiran Pendataan Keluarga 2023 (PK-23) tersebut adalah hal yang sangat krusial, data penyediaan basis data keluarga akan digunakan untuk menentukan sasaran intervensi program pemerintah," kata Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten Rusman Efendi dalam keterangan resminya di Jakarta, Sabtu.
Rusman menuturkan sebagai upaya memperkuat basis data pengentasan stunting, BKKBN terus melakukan pemutakhiran data PK.
Pemutakhiran data PK merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilakukan oleh kader-kader KB di tingkat desa, di bawah supervisi petugas penyuluh lapangan PKB/PLKB untuk mendapatkan data keluargaby name by addresssesuai dengan kondisi di lapangan.
Ia mengatakan ketika melakukan pemutakhiran di tahun 2022, data keluarga yang berhasil diperbaharui mencapai 69.894.542 keluarga.
Nantinya hasil pemutakhiran data keluarga tersebut dimanfaatkan sebagai basis kebijakan dalam program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (Bangga Kencana), percepatan penurunan stunting, serta penghapusan kemiskinan ekstrem, dan program pembangunan lainnya.
Rusman berharap melalui pemuktahiran data keluarga ini dapat menghasilkan data yang akurat, terkini, dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga intervensi program yang dilakukan lebih tepat sasaran dan memiliki dampak yang signifikan terhadap capaian program.
Sebab dirinya menilai jika kegiatan ini sangat bermanfaat, tidak hanya bagi Penyuluh KB di lapangan saja, tapi juga pengelola data dan informasi yang ada di OPDKB kabupaten/kota dalam mengawal pemutakhiran data PK-23.
"Perwakilan BKKBN Provinsi Banten saat ini juga telah menggelar orientasi pemutakhiran data PK-23 dengan workshop yang diikuti tim kelompok kerja bidang data dan informasi BKKBN Banten, tim posko pemutakhiran PK-23 provinsi hingga OPDKB kabupaten/kota bidang," ucapnya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Generasi Muda RI Enggan Nikah dan Miliki Anak, BKKBN Temukan Faktor Utama Penyebabnya
-
Apakah Kabupatan/Kotamu Termasuk Inovatif untuk Kemajuan Ekraf?
-
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka Ingatkan Pemudik Jaga Kesehatan dan Keselamatan Saat Perjalanan
-
Kejari Jakarta Barat Ringkus Terpidana Mafia Tanah yang Buron Sembilan Tahun
-
KKP Pastikan Layanan Pelabuhan Perikanan Tetap Optimal di Libur Lebaran 2026
-
Banyak Kecelakaan di Laut, Hati-hati Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Nias
-
BRIN: Pencemaran Sungai Cisadane Berisiko Timbulkan Efek Kesehatan Kronis, Masyarakat Dilarang Konsumsi Air dan Ikannya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.