Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rebut Emas di Soft Tenis, Dwi Rahayu Seperti Flash Back ke 12 Tahun Lalu

📅 Jumat, 12 Mei 2023, 08:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rebut Emas di Soft Tenis, Dwi Rahayu Seperti Flash Back ke 12 Tahun Lalu Doc: ANTARA/RAUF ADIPATI
Ket. Atlet soft tennis putri Dwi Rahayu Pitri berpose setelah mengikuti upacara penyambutan atlet SEA Games di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (11/5/2023).

JAKARTA -Dwi Rahayu Pitri merasa seperti melakukan flash back saat ia berhasil memenangi medali emas soft tennis tunggal putri SEA Games 2023, karena ia sempat memenangi medali yang sama pada ajang SEA Games 12 tahun silam.

Dwi Rahayu memastikan diri meraih medali emas setelah menaklukkan wakil Filipina Noelle Nikki Zoleta, dengan kemenangan tiebreak 7-4, setelah sebelumnya sempat tertinggal 1-3 pada Rabu (10/5).

"Ini tuh kayak flash back aja gitu ke SEA Games 2011 kemarin. Kayak terakhir naik podium tengah, sekarang sudah punya anak satu, udah berkeluarga, eh masih bisa. Bangga aja gitu buat diri sendiri," kata Dwi saat ditemui usai upacara penyambutan atlet SEA Games di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis malam.

Ini merupakan kedua kalinya Dwi mengikuti SEA Games, setelah sebelumnya berpartisipasi pada SEA Games 2011. Saat itu ia sukses membawa pulang tiga medali, yakni satu medali emas dari nomor beregu putri, satu medali perak dari ganda putri, dan satu medali perunggu nomor tunggal putri. Terakhir kali ia memenangi medali di ajang multi event internasional adalah pada Asian Games 2018 saat memenangi medali perunggu dari nomor tunggal putri.

Prestasi ini pun semakin terasa indah bagi Dwi, yang selama mengikuti pelatihan khusus untuk SEA Games harus sering berpisah dengan anaknya yang baru berusia tiga tahun.

"Maksudnya ninggalin itu aku berangkat pagi, jadi kadang dia masih tidur, aku tinggalin gitu kan. Sebenarnya kita ada base camp di Puri TCnya, cuma karena rumah aku di sini dan punya anak jadi bolak-balik," ujar istri pelatih soft tennis putra Prima Simpati Aji.

Meski soft tennis sudah terbukti mampu mengukir prestasi di SEA Games 2023, yakni dua medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu, Dwi merasa persiapan dan kompetisi bagi para atlet soft tennis masih kurang. Ia pun berharap pertandingan sotf tennis akan dapat diperbanyak pada masa yang akan datang.

"Kita tuh tandingnya kurang banget tahun ini. Merasa kurang banget kan. Kita lihat kemarin (tim) Filipina, itu benar-benar jam terbangnya lebih banyak. Jadi mereka jelang seminggu sebelum SEA Games kemarin, mereka baru pulang TC dari Korea. Kita batal waktu itu. Sebenarnya kita ikut juga TC ke Korea cuma batal," pungkas Dwi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.