Hilirisasi Dapat Pacu Kredit
Kamis, 11 Mei 2023, 10:17 WIBJAKARTA - Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia (BI) Yati Kurniati mengatakan pembiayaan hilirisasi berpeluang mengakselerasi pertumbuhan kredit lebih lanjut. Hal itu sejalan dengan permintaan pembiayaan hilirisasi yang masih terbuka.
"Kalau kita mendengar dari pemerintah yang terus mendorong hilirisasi, potensi kebutuhan pembiayaan untuk hilirisasi itu sangat tinggi," kata Yati dalam acara Peluncuran Buku: Kajian Stabilitas Keuangan Nomor 40 di Jakarta, Rabu (10/5).
Data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan adanya kebutuhan investasi hilirisasi pada lima tahun ke depan sebesar 153 miliar dollar AS.
Kebutuhan itu terdiri dari senilai 108 miliar dollar AS di sektor energi, sebesar 10 miliar dollar AS di sektor batu bara, sebanyak 19 miliar dollar AS di sektor minyak dan gas, senilai 13 miliar dollar AS di sektor pertanian dan perkebunan, serta sebesar 3 miliar dollar AS di sektor perikanan.
Selain itu, data BKPM turut menunjukkan pembiayaan hilirisasi (smelter) masih didominasi utang luar negeri (ULN), sehingga porsi pembiayaan dalam negeri masih minim.
Yati menyebutkan berbagai data BKPM tersebut merupakan potensi pembiayaan hilirisasi untuk mendorong intermediasi perbankan, selain berbagai cara yang saat ini sedang dilakukan dalam mendorong kredit.
Di sisi lain, dia turut berharap hilirisasi di sektor pertanian, perkebunan, bahan pangan, perikanan, dan maritim agar didorong lebih gencar. Pasalnya, sektor-sektor tersebut bisa memperkecil disparitas pendapatan masyarakat lantaran cakupannya lebih banyak ke perusahaan-perusahaan kecil.
Komitmen Transparansi
Pada kesempatan sama, Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan bank sentral berkomitmen terhadap transparansi dan komunikasi kepada publik atas pelaksanaan tugas dan kewenangan dalam pengaturan dan pengawasan makroprudensial melalui peluncuran buku Kajian Stabilitas Keuangan Nomor 40 bertema Konsistensi, Inovasi, dan Sinergi Kebijakan Memperkuat Stabilitas Sistem Keuangan Menuju Indonesia Maju.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Cegah Pelarian Modal, BI Diperkirakan Menaikkan Bunga Acuan di Semester I-2026
-
Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,59% di Triwulan I, Topang Seperenam Ekonomi Nasional
-
Hari Film Nasional: JYFF 2026 Perkuat Peran Generasi Muda dalam Industri Kreatif Jakarta
-
Harga BBM di Inggris Melonjak, SPBU Alami Gangguan Pasokan
-
Persib Temui Dubes Prancis Pererat Hubungan Negara Melalui Sepak Bola
-
Arus mudik sepeda motor di Pantura
-
Libur Paskah, Penumpang Kereta dari Jakarta Capai 30 Ribu Orang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.