Antisipasi Gangguan, KSP Minta Pusat Kendali Polri Pahami Titik Kritis Amankan KTT Asean

Rabu, 10 Mei 2023, 01:58 WIB

Jakarta - Antisipasi gangguan. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memintaPusat Kendali atauCommand CenterPolri memperhatikan dan mendalami titik-titik kritis dalam pengamanan KTT ke-42 Asean diLabuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Saat meninjau Pusat Kendali Polri di Labuan Bajo, Selasa malam, Moeldokomengatakan hal itu bertujuan agar pertemuan kepala negara di kawasan Aseanberjalan aman dan lancar.

"Kalau titik kritis itu dikenali lebih awal, maka semua bisa diselesaikan dengan cepat. Apa pun harus kita lakukan demi KTT Asean berjalan aman, lancar, dan sukses,"kata Moeldokodalam keterangan yang diterima di Jakarta.

Moeldoko,yang didampingi Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabarhakam) Polri Komjen Pol.Mohammad Fadil Imran, menyebutkan titik-titik kritis perlu dikenali secara mendalam pada setiap pengamananagar aparat dapat mengambil tindakan secara tepat dan efektif.

Secara keseluruhan, dia menilai Pusat Kendali Polri telah menunjukkan kesiapan dalam mengantisipasi terjadinya berbagai persoalan yang muncul selama KTT Asean 2023.

Hal itu ditunjukkan dengan kesiapan infrastruktur, personel, sertasistem kendali, koordinasi, komunikasi, informasi (K3I) yang dijalankan.

"Fasilitas dan stafnya sesuai dengan kebutuhan operasi, komandonya juga luar biasa, dan bisa memonitor pergerakan seluruh anggotanya yang di lapangan dengan baik, sekaligus juga bisa mengenali persoalan yang dihadapi oleh anggota dan termonitorserta bisa mengambil reaksi cepat," jelasnya.

Moeldoko juga meminta Polri bersinergi dengan TNI dan semua elemen untuk menyukseskan gelaran KTT ke-42 Asean di Labuan Bajo, termasuk pengamanan berbagai lokasi krusial, seperti instalasi listrik milik PT PLN Persero dan instalasi komunikasi miliki PT Telkom Indonesia.

"Isu-isu seputar KTT Asean ini juga perlu dipantau," ujar Moeldoko.

Rangkaian KTT ke-42 Asean berlangsung di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat,NTT, pada 9-11 Mei 2023. Pertemuan itu dihadiri sejumlah pemimpin negara Asean guna membahas berbagai isu yang menjadi kepentingan bersama di bawah Keketuaan Indonesia dengan tema Asean Matters: Epicentrum of Growth.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Tim SAR Gabungan Temukan Seorang ABK yang Hilang di Sungai Musi

Film “Pangku” Raih Tiga Penghargaan Terpuji di Ajang Festival Film Bandung

De Zerbi Minta Maaf atas Kekalahan Tottenham dari Brentford

IKM Fesyen & Kriya Tumbuh 2x Lipat! Kemenperin Genjot Digital Biar Naik Kelas

Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Kemenpar Siagakan Poltekpar Lombok

Tabrakan Beruntun di Tol Senayan, Dua Orang Alami Luka-luka

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja 

Belajar Bisnis dari Kisah Yohanes Membangun PepperJo

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.