Pendiri Foxconn 'Nyapres', Janjikan Perdamaian Taiwan-Tiongkok

Senin, 08 Mei 2023, 11:21 WIB

KAOHSIUNG - Miliarder pendiri Foxconn, Terry Gou, pada Minggu (7/5) bersumpah di rapat umum jika terpilih sebagai presiden Taiwan, dia akan dapat "melestarikan perdamaian" antara Taiwan dan Tiongkok.

Taiwan akan memilih pemimpin berikutnya pada Januari 2024 untuk menggantikan Presiden Tsai Ing-wen, yang dua masa jabatannya ditandai oleh ketegangan dengan Beijing. Tiongkok memandang pulau itu sebagai bagian dari wilayahnya yang akan direklamasi.

Ket. Foto: Terry Gou, pendiri raksasa teknologi Foxconn, bersumpah dalam rapat umum pada hari Minggu dia akan dapat 'menjaga perdamaian' antara Taiwan dan Tiongkok. — Sumber: CNA/AFP/Jameson WU

Terry Gou, pendiri Foxconn pemasok utama iPhone Apple, telah mengumumkan pada April lalu, ia berencana maju dalam kontestasi pemilihan presiden Taiwan dari partai Kuomintang (KMT), partai oposisi di Taiwan yang bersahabat dengan Tiongkok.

Selama kampanye pertamanya di kota Kaohsiung di selatan Taiwan - yang secara tradisional merupakan kubu Partai Progresif Demokratik (DPP) yang berkuasa di Tsai, Gou mendesak para pendukungnya untuk "mengizinkan dirinya menjaga perdamaian".

"Dua tahun terakhir, apa yang saya lihat adalah pemerintah yang tidak bisa melihat penderitaan rakyat," kata pria berusia 72 tahun itu dalam pidatonya di hadapan lebih dari 10.000 pendukung.

"Apa yang paling dikhawatirkan orang sekarang? Mereka paling khawatir perang akan pecah kapan saja."

Gou yang mengenakan topi dengan bendera Taiwan mengatakan, dia bisa "melakukan lebih baik daripada Tsai Ing-wen, atau William Lai", wakil presiden Taiwan saat ini yang telah dinominasikan sebagai kandidat presiden dari DPP.

"Biarkan saya, atas nama semua orang, berjuang untuk perdamaian. Biarkan saya menjaga perdamaian," katanya.

Ini bukan tawaran pertama Gou untuk kepemimpinan politik. Pada 2019, dia mencoba mencalonkan diri tetapi kalah dari orang luar yang populis Han Kuo-yu untuk pencalonan di KMT.

Kisah Gou melegenda di Taiwan dan meniru keberhasilan ekonomi fenomenal pulau itu.

Tetapi pabrik-pabrik besar yang dibangun di Tiongkok di bawah Gou telah menimbulkan kecaman karena dianggap nyaman dengan kepemimpinan Beijing.

KMT cenderung menganjurkan hubungan yang lebih hangat dengan Tiongkok. Smentara di bawah kepemimpinan Tsai, hubungan dengan Beijing anjlok.

Taiwan yang demokratis hidup di bawah ancaman invasi terus-menerus oleh Tiongkok, yang memandang pulau itu sebagai bagian dari wilayahnya yang suatu hari akan diklaim kembali dengan paksa, jika perlu.

Tiongkok telah meningkatkan serangannya dalam beberapa tahun terakhir, mengirim pesawat tempur hampir setiap hari ke zona identifikasi pertahanan udara Taiwan.

Bulan lalu mereka melakukan latihan perang terbaru di sekitar pulau sebagai tanggapan atas pertemuan antara Tsai dan Ketua DPR AS Kevin McCarthy di California.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: CNA

Berita Terbaru

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.