Sebanyak 37 Juta Pil Tramadol Dibongkar

Kamis, 04 Mei 2023, 05:21 WIB

JAKARTA - Jutaan pil tramadoldan eximerilegal yang disimpan di sebuah gudang, wilayah Kedoya, Jakarta Barat, berhasil dibongkar aparat. Petugas juga menangkap tiga tersangka. "Kami menemukan obat ilegal beserta tiga tersangka dari penggerebekan gudang, beberapa hari lalu," kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Muhammad Syahduddi,di Jakarta, Rabu (3/5).

Syahduddi menjelaskan terbongkarnyakasus pil tramadol dan eximer ini berawal dari penangkapan orang tawuran. Ketika itu, Polres Metro Jakarta Barat menangkap beberapa orang. "Orang-orang yang ditangkap positif mengonsumsi obat keras yang mengandung benzo. Benzo ini terkandung dalam obat-obatan ilegal tramadol maupun eximer," tambah Syahbuddi.

Ket. Foto: Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Syahduddi (dua dari kiri) saat jumpa pers di Mapolres Metro Jakarta Barat, Rabu (3/5/2023). — Sumber: ANTARA / Walda

Berdasarkan temuan tersebut, dia lalu mengembangkan dan akhirnya mendapat informasi keberadaan gudang pil tersebut di Kedoya. Polisi pun menggerebek gudang tersebut dan menemukan barang bukti 37.418.000 pil tramadol dan eximer. Tidak hanya itu, polisi juga menangkap tiga tersangka. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, para tersangka memiliki peran berbeda-beda.

Tersangka AAMberperan memasarkan pil. Selanjutnya, KHK berperan menyediakan gudang dan membantu memasukkan barang dari India, sedangkanAKAadalah pemilik 37 juta butir pil dari India.

Syahduddi masih mendalami proses penyelundupan dan penyebaran pil tersebut. Dia juga menyelidiki berapa lama gudang pil tramadol dan eximer ini beroperasi.

Kasus MUI

Sementara itu, terkait penembakan di Kantor MUI, Polda Metro Jaya masih menyelidiki senjata yang digunakan M (60) untuk menembak. "Kami masih mendalami dan analisis forensik di laboratorium," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.

Sedangkan menurut Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Pol Hariyanto, autopsi sudah selesai. "Kita masih perlu pendalaman untuk pemeriksaan laboratorium dari organ-organ," ujarnya.

Trunoyudo mengatakan kepemilikan dan penggunaan senjata merupakan bagian dari upaya penyelidikan kejahatan secara ilmiah. Dalam Scientific Crime Investigation, Polda Metro Jaya memadukan beragam barang bukti untuk memperjelas motif di balik penembakan tersebut.

Salah satu bukti kuat yang dapat membantuproses Scientific Crime Investigation adalah hasil otopsi jenazah dan barang bukti dari laboratoriumforensik. "Autopsi membutuhkan waktu secara scientific. Nanti secara komprehensif hasil autopsi akan disampaikan seluruhnya," janjinya.

Trunoyudo belum bisa memastikan waktu RS Polri mengungkapkan hasil autopsi M. Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin, menjelaskan jenazah M diautopsi di RS Polri guna mengetahui penyebab kematiannya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.