Harga Saham Jerman Berbalik Melemah, Ini Penyebabnya

Rabu, 03 Mei 2023, 06:31 WIB

Frankfurt - Ternyata ini penyebabnya. Saham-saham Jerman berakhir lebih rendah pada perdagangan Selasa waktu setempat (2/5/2023), berbalik melemah dari kenaikan selama dua hari berturut-turut, dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt terpangkas 1,23 persen atau 195,44 poin menjadi 15.726,94 poin.

Indeks DAX 40 menguat 0,77 persen atau 121,93 poin menjadi 15.922,38 poin pada Jumat (28/4/2023), setelah terdongkrak 0,03 persen atau 4,72 poin menjadi 15.800,45 poin pada Kamis (27/4/2023), dan merosot 0,48 persen atau 76,40 poin menjadi 15.795,73 poin pada Rabu (26/4/2023).

Ket. Foto: Arsip Foto - Banteng dan beruang, simbol perdagangan yang sukses dan buruk terlihat di depan bursa saham Jerman (Deutsche Boerse) di Frankfurt, Jerman, (25/3/2020). — Sumber: ANTARA/REUTERS/Ralph Orlowski

Pasar saham Jerman ditutup pada Senin (1/2/2023) untuk libur Hari Buruh.

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, hanya enam saham yang berhasil mencatat keuntungan, sementara 34 saham lainnya mengalami kerugian.

Bursa Efek Frankfurt terhitung sejak 20 September 2021 secara resmi memperluas komponen indeks DAX 30 menjadi 40 saham atau menjadi indeks DAX 40.

Saham Vonovia SE, sebuah perusahaan properti dan pengembang real estat multinasional Eropa, mencatat kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya tergelincir 4,54 persen.

Disusul oleh saham perusahaan Jerman yang memproduksi berbagai bahan baku berbasis poliuretan dan polikarbonat,Covestro AG anjlok 4,35 persen; serta perusahaan jasa keuangan yang menawarkan layanan perbankan ritel dan komersial Commerzbank AG jatuh 4,16 persen.

Di sisi lain, sahamInfineon Technologies AG, perusahaan produsen semikonduktor terbesar di Jerman, terkerek 1,90 persen, menjadi pencetak keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan energi yang menawarkan pembangkit listrik dan transmisi, konsultasi teknis, layanan pengoperasian dan pemeliharaan ??????? Siemens Energy AG meningkat 1,58 persen; serta perusahaan yang mengembangkan, memproduksi, dan memasarkan produk perawatan pribadi dan alat medis sekali pakai,Beiersdorf AG, naik 0,28 persen.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

La Liga Spanyol: Carlos Espi Jadi Penentu, Real Madrid Menang Dramatis di Markas Espanyol

Pemerintah Kota Jambi Dorong Tirta Mayang Tingkatkan Kualitas Air

Tarif Retribusi Turun! Pedagang Pasar Ajibarang Gelar Tasyakuran

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.