- Home
-
- Luar Negeri
-
- Donald Trump Minta Pembata...
Donald Trump Minta Pembatalan Sidang atas Kasus Pemerkosaan
Selasa, 02 Mei 2023, 08:17 WIBNEW YORK - Donald Trumpmeminta pembatalan sidang atas kasus perdata dimana penulis E. Jean Carroll menuduhnya melakukan pemerkosaan dan pencemaran nama baik, mengatakan bahwa hakim membuat serangkaian keputusan yang tidak adil dan merugikan terhadapnya.
Dalam surat 18 halaman diajukan pada Senin (1/5) pagi di pengadilan federal Manhattan, pengacara Trump, Joe Tacopina menuduh Hakim Distrik Amerika Serikat Lewis Kaplan menjadi bias terhadap mantan presiden AS, termasuk di hadapan juri.
Dia mengatakan dampak dari putusan Kaplan "menunjukkan kecenderungan terhadap satu pihak dari yang lain," termasuk komentar hakim yang "jelas menunjukkan keberpihakan."
Tacopina mengatakan jika pembatalan sidang tidak dikabulkan, Kaplan harus mengoreksi catatan dan memberinya lebih banyak kebebasan untuk memeriksa silang Carroll.
Pengacara Carroll belum menanggapi permintaan komentar mengenai hal itu.
Permohonan pembatalan sidang seringkali merupakan upaya yang panjang, termasuk jika didasarkan pada pernyataan hakim itu sendiri. Permintaan semacam itu juga sering menjadi dasar untuk naik banding pada akhirnya.
Carrol, 79, menuduh Trump, 76, memerkosa dirinya di ruang ganti toserba Bergdorf Goodman pada akhir 1995-an atau awal 1996-an, yang kemudian merusak kredibilitas dan karirnya dengan berbohong mengenai itu di dunia maya.
Klaim pencemaran nama baiknya berkaitan dengan postingan Trump pada platform Truth Social-nya, yang mengatakan kasus Carroll sebagai "pekerjaan penipu yang komplit" dan "sebuah hoaks dan kebohongan," Trump secara konsisten menyatakan pemerkosaan itu tidak pernah terjadi.
Sementara itu pengacara Trump, Tacopina mengatakan Kaplan seharusnya membiarkan dirinya bertanya pada Carroll mengenai mengapa ia tidak mencari rekaman kamera keamanan atas dugaan pemerkosaan itu, dan mengapa ia tidak melapor ke polisi.
Dia juga menantang penanganan Kaplan tanpa kehadiran juri atas postingan Twitter oleh putra Trump, Eric, yang membahas bagaimana salah satu pendiri LinkedIn Reid Hoffman membantu mendanai kasusnya.
Tacopina menyebut cuitan Eric Trump pidato yang dilindungi, dan keberatan atas perkataan Kaplan yang mengatakan cuitan itu dapat membuat Donald Trump "berlayar dalam bahaya" dan bahwa "sejumlah UU AS yang relevan" mungkin terlibat.
Pengadilan diperkirakan berlanjut pada Senin, dimana Carroll menjalani pemeriksaan silang hari kedua oleh Tacopina.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
F&B ID Nobatkan Tea-rista Terbaik Indonesia 2026 Lewat Chatime Tea-rista Competition
-
Tembus AS! Ekspor Kerapu Sulsel Capai Rp13,7 Miliar Hanya Dalam 6 Bulan
-
Harga Cabai Rawit Rp57.250/Kg, Telur Ayam Rp20.550/Kg Per Sabtu Pagi
-
Nyesek! Sempat Kejar Dua Set, Timnas Voli Putra Indonesia Malah Kena Hajar Kamboja di Final!
-
Gebrakan Baru Donald Trump, Tuding Tiongkok Campur Tangan dalam Pemilu 2020
-
Trump Izinkan Perusahaan Swasta AS Jalankan Serangan Siber terhadap Organisasi Kriminal Asing
-
Menko PMK Ajak Anak Berani Laporkan Kasus Kekerasan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.