60 Tenaga Kesehatan dari Kalsel Siap Berangkat ke Jepang

Selasa, 02 Mei 2023, 16:49 WIB

BANJARMASIN - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Pemkot Banjarmasin berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat sedang mempersiapkan 60 orang tenaga kesehatan yang direkrut dan diberangkatkan ke Jepang pada Agustus mendatang.

"Saat ini ada 25 orang tenaga kesehatan yang sudah kita rekrut, kita buka kembali pendaftaran gelombang kedua untuk memilih 35 orang lagi," kata salah satu penanggung jawab dari Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin dr Bandiyah Ma'rifah di Banjarmasin, Minggu.

Bandiyah yang juga Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Banjarmasin itu menuturkan program tersebut bekerja sama dengan Perseroan Terbatas (PT) Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Gunung Seribu Permata(GSP).

"Jadi, program ini sudah ada kerja sama pemerintah setempat dengan PT LPK Gunung Seribu Permata, di perusahaan tersebut para tenaga kesehatan yang sudah direkrut akan dibina dan dibimbing," ucapnya.

Bandiyah menuturkan 60 tenaga kesehatan yang direkrut merupakan latar pendidikan Bidan dan Perawat program Diploma III (D3) hingga Strata I (S1) yang berasal dari universitas di regional Kalimantan.

Lebih lanjut,Bandiyah memaparkan pada Minggu (30/4) Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar kegiatan publikasi perekrutan 35 orang lagi tenaga kesehatan dan bekerja sama dengan Perseroan Terbatas (PT) Kaikoukai Healthcare Group.



Pada kegiatan yang dilaksanakan di Menara Pandang Siring Kota Banjarmasin tersebut juga dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis untuk masyarakat setempat.

Bandiyah mengaku program tersebut mendapat dukungan dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).

Para tenaga kesehatan yang akan di kirim ke Jepang, katanya, akan direkrut sebagai Tenaga Caregiver atauperawat.

Caregiver merupakan seseorang yang telah lulus melalui pendidikan dan pelatihan untuk melakukan pendampingan kesehatan terhadap seseorang yang tidak mampu merawat dirinya sendiri karena keterbatasan fisik dan mental.



Sementara itu, salah seorang penanggung jawab dari PT LPK Gunung Seribu Permata, Antonius Hutagalung, yang merupakan Instruktur Bahasa Jepang para Tenaga Caregiver tersebut mengatakan 25 orang tenaga kesehatan saat ini sudah mengikuti pelatihan dan sudah matang.

"Gelombang satu sudah berjalan pelatihan, kita menunggu gelombang kedua dan setelah semuanya siap akan divalidasi ulang di Kota Surabaya untuk mengikuti tahap akhir sebelum diberangkatkan ke Jepang," kata Antonius.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Akhlak, Ilmu, dan Kesejahteraan Umat .

Gawat Teror Melanda Thailand Selatan! Puluhan Ledakan Terjadi Hanya dalam Sehari

Kegiatan melukis caping di Kota Solo

Kenapa Awan Makin Jarang Terlihat? BMKG Sebut Monsun Australia dan El Nino yang Jadi Penyebabnya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.