Kebocoran Gas Tewaskan 11 Orang di Kawasan Industri India

Senin, 01 Mei 2023, 08:42 WIB

NEW DELHI - Kebocoran gas menewaskan 11 orang di India pada Minggu (30/4), kata seorang pejabat, dalam kecelakaan industri mematikan terbaru di negara berkembang yang berpenduduk 1,4 miliar orang itu.

Kebocoran gas terjadi di Giaspura, kawasan industri Ludhiana di negara bagian Punjab utara.

Ket. Foto: Petugas melakukan evakuasi korban kebocoran gas di India. — Sumber: AFP

"Sebelas kematian dikonfirmasi," kata Mandeep Singh Sidhu, komisaris polisi Ludhiana, kepada wartawan. Empat orang dirawat di rumah sakit.

Penyebab kebocoran belum bisa dipastikan, tambah Sidhu.

"Ketika sampel darah dicocokkan dengan sampel yang diambil tim NDRF (National Disaster Response Force), barulah kami dapat memberi tahu Anda penyebab pastinya, jenis gas apa," kata komisaris polisi.

Lima wanita termasuk di antara mereka yang meninggal, lapor penyiar NDTV.

Enam korban lainnya termasuk dua anak laki-laki berusia 10 dan 13 tahun, tambah laporan itu.

Kebocoran gas industri karena standar keselamatan yang buruk dan pemeriksaan yang tidak memadai adalah hal biasa di India.

Agustus lalu, setidaknya 112 wanita dirawat di rumah sakit setelah kebocoran gas di sebuah pabrik pakaian jadi di negara bagian selatan Andhra Pradesh.

Itu mengikuti kecelakaan serupa pada bulan Juni ketika sekitar 200 wanita jatuh pingsan setelah kebocoran gas di area yang sama, NDTV melaporkan.

Pada 2020, setidaknya 15 orang tewas dan ratusan dirawat di rumah sakit setelah kebocoran gas di pabrik kimia di Visakhapatnam, kota pelabuhan industri di negara bagian yang sama.

Hampir 1.000 orang terpapar gas dan lebih dari 500 dirawat di rumah sakit dengan gejala gangguan pernapasan parah dan iritasi kulit dan mata.

Warga ditemukan tersungkur di jalan setelah terkena gas, memaksa evakuasi besar-besaran di sekitar pabrik.

Sebuah laporan pemerintah menuduh pemilik pabrik LG Polymers, anak perusahaan LG Chem Korea Selatan, melakukan kelalaian dan mengatakan bencana itu disebabkan oleh kurangnya protokol keselamatan dan respons darurat yang buruk.

Dua eksekutif senior Korea Selatan dan 10 karyawan lokal lainnya ditangkap dan didakwa melakukan pelanggaran, termasuk pembunuhan yang setara dengan hukum India.

Insiden itu memicu ingatan akan salah satu bencana industri terburuk di India.

Pada 1984, gas bocor dari pabrik pestisida di Bhopal, sebuah kota di India tengah.

Setidaknya 3.500 orang yang tinggal di sekitar pabrik yang dioperasikan oleh Union Carbide meninggal pada hari-hari setelah kebocoran tersebut.Orang-orang terus menderita dampaknya hingga hari ini.

Anak-anak terlahir cacat, dengan kaki dan tangan berselaput, dan pertumbuhan terhambat karena gas yang menyerang ibu mereka.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.