Berpotensi Menguat Lanjutan
Jumat, 28 Apr 2023, 11:34 WIBJAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi menguat lanjutan jelang akhir pekan ini. Pergerakan rupiah bakal dipengaruhi sejumlah sentimen, baik eksternal maupun internal.
Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi menilai fokus pasar tertuju kepada bank sentral Eropa (ECB). Pasar memperkirakan ECB akan menaikkan suku bunga acuan pekan depan sehingga bakal mempersempit pergerakan dollar AS.
Dari dalam negeri, lanjut Ibrahim, investor masih mengalami euforia seusai penunjukkan bakal calon presiden dari PDIP, sehingga membuat investor yakin program Presiden Joko Widodo bisa diteruskan. Karenanya, Ibrahim memproyeksikan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Jumat (28/4), bergerak di kisaran 14.670-14.740 rupiah per dollar AS dengan kecenderungan menguat.
Sebelumnya, kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir perdagangan, Kamis (27/4), menguat 129 poin atau 0,87 persen dari sehari sebelumnya menjadi 14.707 rupiah per dollar AS karena ditopang oleh data ekonomi domestik yang kuat.
"Hal ini lebih dipengaruhi oleh faktor domestik yaitu data-data ekonomi yang kuat diantaranya pertumbuhan kredit perbankan yang masih tinggi dan index PMI yang ekspansif," kata analis Bank Woori Saudara Rully Nova di Jakarta.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
IMO Imbau Kapal Harus Ekstra Hati-hati di Dekat Selat Hormuz
-
Tak Terkejar, Bayern Muenchen Juara Liga Jerman
-
Indo Livestock 2026 Expo dan Forum Perkenalkan Grand Championship, Tingkatkan Standar Kompetisi Ternak Nasional.
-
The Spine: Ambisi Mesir Membangun Kota Masa Depan
-
Bank Indonesia Pastikan “All Out” 24 Jam Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
-
RI Dorong Kemandirian Plastik
-
Gubernur Babel Perluas Tanam Padi Jaksa Mandiri Pangan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.